Berita

Siaga Banjir, Dinas Kesehatan Bantul Kerahkan Seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC)

Rabu Pon, 29 November 2017 16:21 WIB 106

foto
drg Maya Sintowati Pandji, MM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul (kanan) dan Dra Ninik Istitarini, Apt, MPH Seketraris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul (kiri) saat Rapat Koordinasi Siaga Banjir di Ruang Rapat Affiat jam 07.30 WIB Rabu, 29 November 2017. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes- Hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Yogyakarta mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan mengirim banjir ke permukiman warga.

“Untuk daerah bantaran sungai, kami sudah berkoordinasi dengan Seluruh Puskesmas, BPPD, TNI dan Relawan lainnya dalam sikap waspada penuh jika sewaktu-waktu banjir dan harus mengungsi ke lokasi aman yang ditentukan di tiap pos,” ujar drg Maya Sintowati Pandji, MM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

drg. Maya mengungkapkan Pos Kesehatan nantinya akan bergabung dengan Posko Pengungsi yang terletak di Srimulyo, Selopamioro, Karang Tengah, Wonokromo, Timbulharjo dan TPA Dahromo Pleret.

 “Kami memiliki Tim Reaksi cepat (TRC) dan juga Rapid Health Assessment (RHA) baik Dinkes maupun Puskesmas, Dan semuanya sudah kami instruksikan sesuai dengan perannya masing-masing dan harus melapor perkembangannya dua kali dalam sehari,” ungkapnya.

TRC terdiri dari petugas medis baik dari Dinas Kesehatan maupun dari Puskesmas yang sudah dilengkapi dengan peralatan medis standar dalam penanganan bencana banjir dan obat-obatan seperti obat demam, flu, obat diare hingga gatal-gatal.

RHA yang terdiri dari Petugas surveilans, sanitarian serta petugas P2P akan melakukan kegiatan pengumpulan data dan informasi dengan tujuan untuk menilai kerusakan, mengidentifikasi kebutuhan dasar dan pemantuan resiko-resiko timbulnya wabah/penyakit yang diperlukan dalam penanganan bencana banjir ini.

Pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat yang berada di kawasan yang rawan banjir untuk lebih berhati-hati. Ini karena akan banyak jenis penyakit yang akan muncul selama banjir dan pasca banjir. Dinkes/YA