Berita

Pelatihan POS Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM)

Senin Pon, 19 Maret 2018 10:19 WIB 164

foto
Para Peserta Pelatihan Posbindu PTM mengikuti materi oleh dr Yuni Ismawati, Sp.P berkaitan dengan Gangguan Penyakit Paru Kronik.

Bantul,Dinkes- Dalam rangka memantau perkembangan dan meningkatkan jangkauan deteksi dini faktor risiko PTM salah satunya melalui Posbindu PTM. Oleh karena itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dalam hal ini Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (P2PTM) dan Kesehatan Jiwa (Keswa) menyelenggarakan pelatihan Kader Posbindu PTM sebagai upaya strategi pengendalian dan pengwasan PTM di Kabupaten Bantul.

Kegiatan yang diselenggarakan selama lima hari ini (12-16 Maret 2018) dibuka langsung oleh dr. Pramudi Darmawan, M.Kes Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kab. Bantul. Pada kesempatan ini dr. Pram mengungkapkan di Kabupaten bantul terdapat 81  Posbindu PTM di 62 Desa sehingga masih ada 13 Desa yang belum memiliki Posbindu PTM.

“Kami menargetkan tahun ini seluruh Desa di Kabupaten memiliki Posbindu PTM, maka dari itu kegiatan pelatihan ini menjadi penting untuk menyukseskan kegiatan tersebut,” ujar dr. Pram usai membuka kegiatan pelatihan ini.

dr. Karmijono Pontjo, MPH Kepala Seksi P2PTM & Keswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Dinkes dalam rangka update knowledge tata laksana Posbindu PTM dan wawasan berkaitan dengan PTM yang sering terjadi di masyarakat. Maka dari itu pada pelatihan kali ini Dinkes mengundang beberapa Narasumber Ahli seperti dr Yuni Ismawati, Sp.P berkaitan dengan Gangguan Penyakit Paru Kronik, dr. I Nyoman Titrta, Sp.OG  mengisi tentang Kanker dan Kelainan Darah, dr. Warih Tjahyono, Sp. PD memberikan materi tentang DM dan Gangguan Metabolik serta Materi berkaitan dengan Surveilans FR PTM dari Dinkes Provinsi DIY.

Adapun pelatihan tata laksana Posbindu PTM antaralain Pengukuran dan Pemeriksaan FR PTM, Praktek Surveilans FR PTM, Praktek Pemantauan dan Penilaian, Praktek Pencatatan dan Pelaporan Posbindu PTM serta Praktek Posbindu PTM.

“Setelah mengikuti kegiatan ini tentunya kami harap para kader dapat melaknsakan system 5 meja dengan baik serta melakukan pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan di Posbindu PTM,” ungkap dr. Karmijono.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembahasan rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk Posbindu PTM yang dikelola dan pengisian Post Test.