Berita

Puskesmas Banguntapan II Dampingi Posbindu Sejahtera, Desa Wirokerten

Senin Kliwon, 26 Maret 2018 11:56 WIB 324

foto
dr Wahyu Pamungkasih Kepala Puskesmas Banguntapan II saat ikut dalam pendampingan Posbindu Sejahtera di Desa Wirokerten pada Jumat, 23 Maret 2018. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes- Jumat (23/3) Puskesmas Banguntapan II melakukan pendampingan Posbindu “Sejahtera” di Desa Wirokerten, Banguntapan, Bantul. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Desa Wirokeretn begitu rame oleh warga Desa berbagai elemen masyarakat. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 ini diawali dengan Senam bersama ini diikuti oleh 70 Warga .

“Karena ini bukan hari libur jadi yang datang kebanyakan adalah pra lansia dan lansia namun juga ada yang remaja.. mereka karena jadwal kuliahnya siang.” Ungkap Irma Wijjayanti Kepala Desa Wirokerten saat diwawancari di sela-sela kegiatan.

Setelah serangkaian senam bersama dilakukan, selanjutnya adalah pemeriksaan dan konsultasi kesehatan. Pada rangkaian kegiatan ini Posbindu “Sejahtera” bekerjasama dengan Puskesmas Banguntapan II.

“Kami mengutus enam paramedis yang terdiri dari dokter dan perawat untuk membantu melakukan pemeriksaan GDS dan Konsultasi dokter di kegiatan hari ini,” ungkap dr. Wahyu Pamungkasih Kepala Puskesmas Banguntapan II usai melakukan pemeriksaan GDS. Takhanya berkontribusi menyiapkan paramedis, pihaknya juga menyediakan bahan habis pakai yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ibu Ismi, Ketua TPPKK Desa Wirokerten dan Ketua Posbindu “Sejahtera”. Bahwa pihaknya sering meminta bantuan pihak Puskesmas untuk melakukan pendampingan Posbindu karena yang berhak melakukan Meja IV dan V (Pemeriksaan GDS & Konsultasi) adalah tenaga medis.

Tak hanya itu saja, Kader Posbindu Sejahtera juga sering dilatih oleh Puskesmas Banguntapan II melakukan Posbindu.

“Sudah empat kali kami dilatih oleh Puskesmas dan dua kali oleh Dinas Kesehatan,” ungkap Ismi. Dilatih dari proses pendaftaran, pemeriksaan tenakan darah, berat badan, tinggi badan hingga indeks masa tubuh.

Posbindu (pos pembinaan terpadu) PTM merupakan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor resiko PTM utama yang dilakukan secara terpadu, rutin dan periodik.

“Semoga program posbindu di Desa Wirokerten bertambah tak hanya satu saja minimal tiga dapat terbentuk tahun ini,” ungkap Irma. Hal ini dikarenakan jumlah dusun yang ada di Desa Wirokerten sebanyak 8 Dusun. Jika kegiatan Posbindu diselenggarakan minimal satu bulan sekali maka belum bisa memenuhi syarat germas dimana cek kesehatan minimal enam bulan sekali.

Hasil sementara dari pemeriksaan pun macam-macam. Ada yang kolesterolnya tinggi dan ada juga yang kadar gulanya tinggi.

“Mari perbaiki pola hidup kita menuju pola hidup sehat dengan melakukan, cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet yang sehat dengan kalori seimbang, istirahat yang cukup dan kendalikan sters,” tegas dr Wahyu.

Dinkes/YA