Berita

Dinkes Ajak Santri & Santriwati Hidup Sehat melalui Kegiatan Evaluasi Kader Pondok Pesantren se-Kabupaten Bantul 2018

Kamis Pon, 29 Maret 2018 08:35 WIB 249

foto
dr Pramudi Darmawan, M.Kes Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bantul saat membuka Evaluasi Kader Kesehatan pada Selasa, 20 Maret 2018. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul kembali menggelar “Evaluasi Kader Kesehatan Pondok Pesantren se-Kabupaten Bantul 2018”, Selasa (27/3). Acara yang diselenggarakan di Hall Husada Dinkes Bantul ini diikuti oleh 58 santri dan santriwati.

Acara ini dibuka langsung oleh dr Pramudi Darmawan, M.Kes Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bantul. Dr. Pramudi mengungkapkan bahwa kondisi bersih dan sehat menjadi keharusan di lingkungan pondok pesantren. Tujuannya agar para santri, pengasuh dan seluruh keluarga besar pondok hidup sehat.

“Adik-adik semua adalah aset bangsa, aset masyarakat dan tentunya aset pondok pesanteren. Kami harap kalian memiliki kemampuan dan kemauan untuk melakukan hidup sehat dan menularkan pengetahuan dan semangat cinta kebersihan kepada teman-teman lain di pondok pesantren,” ujar dr Pram.

Sri Sudewi, ST. M.PH Kepala Seksi Promosi dan Kesehatan Masyarakat selaku penyelenggara kegiatan ini mengungkapkan bahwa dalam proses evaluasi kader kesehatan pondok pesantren disini dibedakan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama merupakan kelompok anak-anak dengan usia 10-15 tahun dan kelompok kedua merupakan kelompok remaja dengan usia 16-19 tahun.

“Para santri peserta evaluasi kader kesehatan pondok pesantren kali ini di seleksi dalam tiga tahap,” ungkap Sri Sudewi

Seleksi pertama merupakan seleksi tertulis, dimana peserta diberi waktu 90 menit untuk mengerjakan soal pilihan ganda dan essay. Seleksi kedua merupakan seleksi wawancara. Seleksi wawancara ini diikuti oleh 10 santri yang mendapatkan nilai tertinggi di seleksi pertama. Dalam seleksi wawancara ini peserta harus melalui 6 meja dengan materi berbeda-beda pada setiap mejanya. Terakhir Seleksi penyuluhan, dari seleksi ini akan terpilih 5 kader kesehatan remaja pondok pesantren terbaik.

Di sela-sela proses penilaian oleh para juri. Para peserta Evaluasi mengikuti materi dari

Dari seluruh tahapan seleksi yang diselenggarakan terpilih pemenang. Pemenang untuk kelompok usia 16-19 th adalah Syarif Hidayatullah  dari Al Fitroh (Juara I), Karomah dari PP Darul Ulum (Juara II), Wahidatus Sholihah dari PP Al Imam Wonokromo (Juara III), Tri Astuti dari PP An-Nur (Juara IV) dan Nur Ani Azizah dari PP Ar-Risalah (Juara V). sedangkan untuk kelompok 10-15 tahun pemenangnya adalah Putri Ayu Sinta Ratu dari PP Darul Fatihah (Juara I), Erlina Fatmawati dari PP Al-Furqon Sanden (Juara II), Hanindiah Ardini dari PPPA Daqu Samparan (Juara III), Sri Wahyuni dari PP Al-Wahid (Juara IV) dan Soraya Nesitia Amara Bilaist dari PP Ali Maksum Krapyak (Juara V).

“Kami harap, mereka yang terpilih akan menjadi duta kesehatan remaja. Dimana mereka adalah pioneer kesehatan membantu menyelesaikan masalah kesehatan dilingkungan tempat tinggalnya, khususnya pondok pesantren,” kata Sri Sudewi. (YA)