Berita

Dinkes Gelar Pembinaan dan Pengawasan Penyehat Tradisional

Selasa Pon, 3 April 2018 09:52 WIB 82

foto

Bantul, Dinkes- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menggelar Pembinaan dan Pngawasan Penyehat Tradisional pada Rabu, (28/3). Kegiatan yang diselenggarakan di Hall Husada Dinkes Kabupaten Bantul ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme pelaku penyehat tradisional di Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku penyehat tradisional se Kabupaten Bantul. Kepala Seksi Perijinan dan Penjaminan Mutu Dra. Arifah Khusnani, M.Si mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti tahun 2014 terkait dengan pelayanan kesehatan tradisional.

“Pelayanan kesehatan tradisional ada 3 macam yaitu yaitu empiris, komplementer dan integrasi.,” kata Arifah.

Dijelaskannya, pelaku penyehat tradisional empiris adalah pelaku penyehat tradisional yang memperoleh ketrampilan pengobatan secara turun temurun dan dari pendidikan non formal seperti tukang pijat yang memiliki asosiasi bernama AP3I.

Di dalam AP3I, pijat memiliki beberapa jenis yaitu pijat bayi, totok wajah, sangkal putung dan pijat relaksasi. Pengobatan tradisional empiris menggunakan ramuan asli Indonesia dan sinse untuk pengobatan ala china.

Di dalam pengobatan tradisional empiris juga ada acupressure yang penekanan pijatan pada titik akupuntur dan pijat refleksi.

Ia menambahkan, pelaku penyehat tradisional perlu mendapatkan kontrol dan arahan dari Dinkes karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam hal kenyamanan, pelayanan dan keamanan.

“Penekanan kami kepada peserta bahwan ada undang-undang yang mengatur mengenai kode etik dan penyelenggaraan penyehatan tradisional. Hari ini yang kami sampaikan adalah peraturan kemenkes No 61 tahun 2016,” jelasnya.

Lebih dalam ia menyampaikan, sebagai pelayan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul berkewajiban memberikan pembinaan dan pengawasan kepada pelaku penyehat tradisional.“Setelah kegiatan ini kami akan menindaklanjuti kegiatan dengan sosialisasi dan peningkatan ketrampilan bagi pelaku penyehat tradisional,” tandasnya.

Kegiatan ini yang diikuti oleh 60 peserta ini menghadirkan beberapa narasumber yaitu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bantul dr.Agus Tri W, M.Kes Kepala Seksi Perijinan dan Peningkatan Mutu  dan Dra. Arifah Khusnani, M.Si. DInkes/YA