Berita

Desa Jagalan, Banguntapan Deklarasi Desa STBM

Selasa Pon, 8 Mei 2018 08:26 WIB 67

foto
Proses Pembacaan Deklarasi yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan Dinas Keehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, Camat Banguntapan, Muspika Kecamatan Banguntapan, Perangkat Desa Jagalan, Dukuh, Tokoh Masyarakat setempat, semua Ketua RT dan Masyarakat sekitar. pada Jumat 4 Mei 2018. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Upaya mencapai sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bantul terus dilakukan. Melalui lima pilar STBM yaitu Stop buang air besar sembarangan (Stop BABS), cuci tangan pakai sabun dan air mengalir (CTPS), pengamanan air minum dan makanan, pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga. Untuk Desa yang telah melaksanakan 5 pilar tersebut maka dinyatakan sebagai desa STBM melali deklarasi. Desa Jagalan adalah salah satu desa dari dua desa di Kabupaten Bantul yang telah mempelopori pencapaian desa STBM dengan deklrasi pada hari Jumat (4/5). Acara yang dipusatka di Balai Desa Jagalan ini dihadiri oleh Dinas Keehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, Camat Banguntapan, Muspika Kecamatan Banguntapan, Lurah Jagalan dan Jajaran, Dukuh, Tokoh Masyarakat setempat dan semua Ketua RT.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Yanatun Yunadiana, M.Si mengungkapkan dasar dari kegiatan ini adalah Inpres No 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang berkadilan dan Permenkes No 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“Tujuannya adalah untuk menjadi contoh maupun acuan bagi Desa lain dan Sanitarian Puskesmas se-Kabupaten Bantul dalam mencapai sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat,” ungkap Yanatun.

Tujuan Pendekatan STBM adalah untuk mencapai kondisi sanitasi total dengan mengubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat yang meliputi 3 strategi yaitu penciptaan lingkungan yang mendukung peningkatan kebutuhan sanitasi, peningkatan akses dan penyediaan akses sanitasi.

 “untuk dapat mencapai Desa STBM seluruh desa wajib untuk stop buang air di sembarang tempat serta, pemenuhan 100% air minum dan 0% pemukiman Kumuh” katanya.

Yanatun mengungkapkan bahwasanya di Kabupaten Bantul sebelumnya telah terdapat satu desa yang telah melakukan Deklarasi Desa STBM yaitu desa Timbulharjo.

“Mudah mudahan kedepan dengan dilaksankannya Deklarasi ini masyarakat desa kuhusnya yang sudah melakukan deklarasi bisa melaksanakan dengan sebaikbaiknya dan hal ini bisa jadi motivasi desa-desa yang ada di kecamatan sini” ungkap dr Wahyu Pamungkasih Kepala Puskesmas Banguntapan II.

Bahwa Deklarasi yang di ucapkan hari ini jangan hanya menjadi seremonial semata namun deklarasi ini hendaknya disertai dengan tanggung jawab untuk dapat melestarikan perilaku stop buang air besar (BAB) sembarang tempat yang diiringi dengan peningkatan perilaku hidup bersih lainnya sampai kita mencapai kondisi sanitasi total demi kesehatan dan kemaslahatan kita bersama termasuk membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengamankan air minum dan makanan, mengamankan sampah dan mengamankan limbah cair sebagai langkah preventif dalam menanggulangi penyakit. Dinkes/YA