Berita

Dinkes Bantul Terima Tim Kaji Banding Komisi D DPRD Kab. Kediri

Rabu Legi, 25 Juli 2018 09:10 WIB 114

foto
Dra Ninik Istitarini, Apt.MPH Sekertaris Dinkes Kab. Bantul memberikan cindera mata kepada Ketua Rombongan Komisi D DPRD Kabupaten Kediri. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes- Kamis, 19 Juli 2018 Sekertaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bantul Dra Ninik Istitarini, Apt. MPH menyambut rombongan kunjungan kaji banding dari Komisi D DPRD Kabupaten Kediri. Di damping oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kepala UPT Jaminan Kesedahatn Daerah (Jamkesda) Kab. Bantul rombongan sebanyak 15 orang diterima di Ruang Rapat Affiat Dinkes.

Ketua rombongan H. Mundhofir, SH Ketua Komisi D DPRD Kab. Kediri mengungkapkan tujuan kunjungan rombongan adalah ingin mengetahui upaya Kab. Bantul, khususnya Dinkes dalam memanajemen pelayanan kesehatan bahi masyarakat miskin. Di Kediri malasah kesehatan berkaitan dengan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin sedang dalam proses penyelesaian.

“Kita ingin sharing pengalaman bagaimana Kabupaten Bantul dalam hal ini Dinkes dalam mengakomodir masayarakat miskin khususnya mereka yang belum memiliki Jaminan Kesehatan,” ungkap Mundhofir.

Dra Ninik mengungkapkan Kabupaten Bantul dalam hal ini Bupati Bantul telah melakukan penandatanganan perjanjian Kerjasama tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional dengan BPJS cabang DIY, sehingga pada tahun 2019 dapat terwujud Universal Health Coverage (UHC). Ia juga menambahkan di Kabupaten Bantul kepersertaan jaminan kesehatan baru 91,96%.

Selain itu di Kabupaten Bantul terdapat Jaminan Kesehatan yang diperuntukan khusus bagi 1) orang misikin yang belum memiliki jaminan, 2) orang dengan kriteria khusus seperti: kader kesehatan, relawan, GTT/PTT, Kaum Rois, dan Pamong yang belum memilki Jaminan, dimana besaran manfaat maksimal 10 juta rupiah.  Dimana jumlah kepersertaan jaminan kesehatan daerah yang telah di integrasikan dengan BPJS totalnya adalah 23.500 jiwa.

“sehingga 50% kepersertaan jaminan kesehatan daerah telah diintegrasikan dengan BPJS,” ujar Dra. Ninik.

Berbagai upaya ditempuh Dinkes dalam mewujudkan total coverage antaralain dengan menyelenggarakan Sosialisasi Jaminan Kesehatan bagi petugas kecematan, kepala desa, kader kesehatan hingga TPPKK di Kabupaten Bantul.