Berita

Skrining Hipotiroid Penting Untuk Bayi

Selasa Pahing, 8 Mei 2012 08:08 WIB 3292

Tiroid adalah hormon yang diperlukan untuk mengoptimalkan kerja semua jaringan dan organ. Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang berbentuk seperti kupu-kupu dan terletak pada bagian depan leher. Terdapat 2 hormon tiroid yaitu Tiroksin (T4) dan Trilodotiron (T3) yang dihasilkan oleh kelenjar ini. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa 1 dari 3000 bayi mengalami hipotiroid kongenital, yaitu keadaan dimana bayi kekurangan hormon tiroid. Gejala yang terjadi biasanya adalah kesulitan bernafas, Bayi kurang aktif, Malas menetek, Ikterus berkepanjangan, Kesulitan buang air besar, Kecenderungan hipothermia. Apabila ini tidak segera diberikan intervensi terhadap hipotiroid kengenitalnya dapat berakibat tubuh pendek (cebol), muka sembab, lidah besar, bibir tebal, hidung pesek, mental terbelakang, IQ dan EQ rendah, kesulitan bicara. Dengan memegang falsafah skrining bahwa akibat buruk penyakit dapat dicegah dengan penanganan dini, dan penanganan dini dapat dilakukan apabila dilakukan deteksi dini, maka kebijakan Skrining Hipotiroid mulai dilaksanakan di beberapa propinsi di Indonesia yang salah satunya adalah Propinsi D.I Yogyakarta. Skrining ini dilakukan pada bayi usia 2-7 hari dengan mengambil sampel darah. Di Kabupaten Bantul skrining ini dapat dilaksanakan di RSUD Panembahan Senopati, RS Nur Hidayah, dan Puskesmas Sewon I.

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat