Berita

Pertemuan Konselor dan Fasilitator Asi Sebagai Tindak Lanjut Workshop Forum Peduli Laktasi Prop. DIY

Selasa Wage, 24 Juli 2012 10:00 WIB 3753

Menurut WHO, cara pemberian makan pada bayi yang baik dan benar adalah menyusui bayi secara ekskusif sejak lahir sampai usia 6 bulan dan meneruskan menyusui anak sampai umur 24 bulan atau lebih. ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi dan tidak dapat digantikan oleh makanan lain. Pemberian ASI Eksklusif merupakan strategi tunggal yang paling efektif untuk meningkatkan kelangsungan hidup anak serta dapat mencegah kematian bayi dan balita. Untuk meningkatkan pemahaman ibu, keluarga dan masyarakat terhadap informasi tentang pemberian ASI yang tepat dan benar sehingga ibu dapat menyusui eksklusif 6 bulan yang dimulai dengan inisiasi menyusu dini (IMD) dalam 1 jam pertama lahir, maka perlu mengaktifkan kembali konselor/ fasilitator terlatih yang mempunyai kompetensi untuk membantu ibu dan keluarganya dalam melakukan konseling menyusui. Tujuan kegiatan ini adalah membentuk forum peduli laktasi kabupaten Bantul dengan mengaktifkan kembali fasilitator dan konselor ASI di tingkat Puskesmas serta membuat komitmen dengan kegiatan yang mendukung Bantul sebagai Kabupaten percontohan ASI Eksklusif Sasaran kegiatan adalah Fasilitator dan Konselor Laktasi se Kabupaten Bantul. Acara pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2012 bertempat di Hall Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dihadiri oleh seluruh Fasilitator dan Konselor se Kabupaten Bantul. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang diteruskan dengan pemaparan materi tentang PP No 33 tentang ASI Eksklusif oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kab. Bantul, dilanjutkan dengan pembentukan pengurus Forum Laktasi dan Deklarasi Komitmen Fasilitator dan Konselor Laktasi. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul drg. Maya Sintowati Pandji, MM menyampaikan di Bantul perlu diaktifkan lagi kegiatan konselor dan fasilitator untuk menunjang keberhasilan program ASI eksklusif. Beliau juga memnerikan motivasi kepada konselor dan fasilitator dalam melaksanakan ketugasannya memberikan pendampingan dan konseling baik kepada motivator laktasi maupun kepada ibu hamil, menyusui dan peserta pertemuan di kelompok KP-Ibu yang ada di Kabupaten Bantul. Hasil dari kegiatan tersebut ada 2 yaitu : penentuan kepengurusan Paguyuban Konselor Laktasi dan Deklarasi Komitmen Konselor Laktasi. Adapun susunan kepengurusan Paguyuban Konselor Laktasi adalah sbb : Penentuan kepengurusan Paguyuban Konselor Laktasi di Kabupaten Bantul, sbb : Ketua : dr. Lucia Sri Rejeki (Pusk. Sewon I) Wakil : Tri Ariyani, SKM (Dinkes) Sektretaris I : Fatmah, SST (Dinkes) Sekretaris II : Indah Ismawati, Amd. Keb (bidan Pusk. Bantul I) Bendahara I : Tatik Suprihatin, Amd. Keb (bidan Pusk. Jetis I) Bendahara II : Sayidati M N, Amd. Keb (bidan Pusk. Sewon I) Seksi Humas dan Informasi : dr. Endang (Pandak II), Khikayah Aisiah (gizi Imogiri I), Hj. Sri Hartini bidan Kasihan II) Seksi Litbang : dr. Anafsul M (dokter Pusk. Sedayu I), Windarti (bidan Pusk.Srandakan), Vita Oktavi Ansori, SKM (Dinkes), Zunaenah (gizi Pusk. Jetis II), Kristono D P (gizi Pusk. Sanden). Seksi Pelayanan : dr. Atik (dokter Pusk. Bantul I), Saeful Aljihad (gizi Pusk. Banguntapan II), Supriyanti (bidan Pusk. Sedayu I) Seksi Kesenian : Asiah Nurbati (bidan Pusk. Kretek), Hj. Sri Hartini (bidan Pusk. Kasihan II)

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat