Berita

Karnaval Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul “Bahaya rokok bagi perokok aktif, pasif dan lingkungan sekitar”

Rabu Wage, 12 September 2012 10:21 WIB 3621

Pada hari Sabtu 8 September 2012 Dinas Kesehatan Kabupaten ikut berpartisipasi dalam Kegiatan Karnaval Kabupaten Bantul Tahun 2012. Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun untuk memeriahkan peringatan HUT RI Tahun 2012 tema Dinas Kesehatan yang ditampilkan adalah BAHAYA MEROKOK, serta membawa mobil hias yang menunjukkan gambar Paru - Paru Rusak karena Rokok dan dilengkapi symbol rokok yang dimatikan yang disekeliling mobil ditempelkan poster bahaya dari rokok dan cara untuk berhenti merokok. Untuk lebih memudahkan penyampaian pesan ini kepada masyarakat mobil hias ini juga membawa 2 orang penyuluh kesehatan yang bertugas memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di sepanjang jalan yang dilalui oleh parade karnaval dengan pesan utama bahaya asap rokok bagi perokok pasif dan anak-anak. Pesan penting dalam kegiatan ini adalah : 1.Jangan merokok di dalam rumah 2.Jangan merokok di dekat orang lain yang tidak merokok 3.Tidak merokok saat berada di dekat/disekitar anak kecil (balita) Karnaval Dinas kesehatan membawa “ Pasukan Petugas Dinas Kesehatan ” yang memakai kaos hitam dan bertuliskan ajakan berhenti merokok sekaligus membawa leaflet bahaya rokok untuk dibagikan kepada masyarakat disepanjang jalan. Beberapa pasukan ini membawa kentongan sebagai symbol dan sarana untuk mengingatkan masyarakat ( bc : seperti ronda ) tentang bahaya rokok bagi kesehatan. Satu hal juga yang diangkat dalan karnaval ini adalah adanya 2 sepeda sehat yang bertujuan untuk memberikan contoh kepada masyarakat tentang salah satu Gaya Hidup Sehat Tanpa Merokok Pasukan dalam Karnaval Dinas Kesehatan Tahun 2012 sebagai berikut : Darmawanta, dr. Budi Noor, dra. Ninik Istitarini, Yanatun, Pipin, Yasir, Sunarto, Rismintari, Fatmah, Sri Rejeki Arum, Ristiadi, Ngadimun, Anna, Jumiran, Tuminem, Herman Susilo, Sutarwi, Dina Andriyanti, Anang Luqmanyani, Sri Sudewi, Aldi Perdana Putra, Supangat, Isti Rahayu, Puswanto, Vita Oktavi Anshori, Heni Widyaningsih, Fitriana, RR. Endah Wahyuni, Nantirah, Tri Ariyani, Nuraini. Karnaval ini mendapat sambutan sangat antusias dari masyarakat bantul. Di sepanjang Jalan dari lokasi start di Lapangan Trirenggo ( depan rumah dinas Bupati Bantul ) hingga finish di Lapangan Dwi Windu ( Sebelah Masjid Agung Bantul ) penuh sesak masyarakat yang menonton karnaval ini. Untuk lebih mendekatkan sosialisasi bahaya rokok ini kami menggubah labu “BalonKU” sebagai sarana untuk promosi, dengan lyric sbb : AYO WARGA SEMUA PELAN-PELAN USAHA KURANGILAH ROKOKNYA AGAR BADANNYA SEHAT AYO BERHENTI ROKOK WAJAH SENYUM CERIA KARNA UANGNYA SISA HIDUP JADI BAHAGIA Dengan media karnaval ini kami berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Bahaya Merokok. Bukan bagi perokok aktif saja namun bahaya asap rokok tersebut dapat membahayakan orang-orang disekitarnya yang disayangai. Semoga Bantul segera menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok. Perokok membebankan biaya keuangan dan risiko fisik kepada orang lain yang berarti bahwa seharusnya perokoklah yang menanggung semua ”biaya” atau kerugian akibat merokok. Tetapi pada kenyataannya perokok membebankan secara fisik dan ekonomi kepada orang lain juga. Beban ini meliputi risiko orang lain yang terkena asap rokok di lingkungan sekitarnya dan biaya yang dibebankan pada masyarakat untuk pelayanan kesehatan TERIMA KASIH

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat