Berita

“TELUR ASIN”

Sabtu Pon, 19 Januari 2013 02:04 WIB 2767

“TELUR ASIN” HIASI RAPAT KOORDINASI PIMPINAN PUSKESMAS DAN PEJABAT STRUKTURAL DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KAB. BANTUL Pagi, 15 Januari 2013. Hari itu dilaksanakan rapat koordinasi perdana antara pimpinan puskesmas se- kab. Bantul dengan seluruh pejabat structural di lingkungan Dinas Kesehatan pada tahun 2013. Beberapa agenda strategis juga dibahas dalam pertemuan yang dilaksanakan di RM Inala Jl. Ringroad Selatan, diantaranya penentuan target – target yang akan diraih pada tahun 2013 ini. Tidak kalah menarik yang tersaji pada acara tersebut yaitu pemberian telur asin oleh Kepala Dinas Kesehatan drg. Maya Sintowati Pandji, MM kepada beberapa puskesmas sebagai wujud apresiasi atas terlaksanakannya pengelolaan aset daerah di puskesmas sampai kepada tahapan pelaporan yang telah dilaksanakan dengan baik. Diantara puskesmas yang mendapatkan “hadiah” telur asin adalah puskesmas Pajangan yang diterima langsung oleh drg. Tutik Waluyaningsih dan puskesmas Kretek yang diterima langsung oleh dr. Sri Wahyu Joko Santoso atau yang akrab dipanggil dengan Pak Okky (nama keren). Disampaikan juga oleh Ibu Sekretaris Dinas Kesehatan yang membawahi langsung pengelolaan aset daerah di lingkungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas, bahwa pemberian hadiah telur asin mempunyai makna filosofis yaitu dengan kebulatan tekat dan kekompakan seperti yang ter-wujud pada telur asin maka pengelolaan aset daerah di lingkungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat berjalan dengan lancar meskipun dalam mengelola aset ada “rasa” yang berbeda. Akan tetapi jika mampu melaksanakan dengan sabar, ikhlas dan teliti maka semuanya akan menjadi rutinitas yang mengasyikkan. Seperti layaknya kita sedang mekan telur asin (red).pkan Diharapkan dengan diberinya reward sebagai ujud apresiasi Dinas Kesehatan terhadap Puskesmas tentang pengelolaan aset daerah akan membawa dampak positif dan mampu memberikan motifasi kepada Puskesmas. Yang sudah menerima reward agar mempertahankan prestasi dan lebih bisa berinovasi dalam pengelolaan aset daerah, sedangkan kepada puskesmas yang belum menerima reward untuk tetap semangat dalam meningkatkan prestasinya.