Berita

RISET KESEHATAN DASAR 2013 DI BANTUL

Rabu Legi, 22 Mei 2013 08:15 WIB 3562

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) merupakan survei berkala memantau indikator terkait derajat kesehatan masyarakat dan indikator pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes). Riskesdas dilaksanakan di seluruh provinsi mencakup seluruh kabupaten/kota. Riset ini didasarkan pada kebutuhan informasi dasar tentang berbagai indikator kesehatan utama seperti status kesehatan, status gizi, kesehatan lingkungan, perilaku kesehatan dan berbagai aspek pelayanan kesehatan. Riskesdas dapat menghasilkan serangkaian informasi situasi kesehatan berbasis komunitas yang spesifik daerah, sehingga bermanfaat bagi penyusunan perencanaan dan perumusan kebijakan serta intervensi yang lebih terarah, efektif dan efisien. Data Riskesdas yang dikumpulkan meliputi data kesehatan masyarakat dan biomedis. Pengumpulan data dilakukan oleh tenaga pengumpul data (enumerator) yang telah melalui proses rekruitmen di kabupaten/kota, dengan latar belakang pendidikan minimal D3 Kesehatan. Pengumpulan data melalui berbagai cara, yaitu wawancara, pengukuran, pemeriksaan, pengambilan specimen darah dan urin pada anggota rumah tangga terpilih dalam blok sensus. Susunan Organisasi Riskesdas di DIY dengan koordinator dr. Sarminto, M.Kes (Kadinkes DIY), Penanggung Jawab Teknis (PJT) Sugianto, SKM, M.Sc.PH (BP GAKY Magelang), dan Penanggung Jawab Biomedis Drs. Almashuri, M.Sc. (Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan). Koordinator di Bantul yaitu drg. Maya Sintowati P, MM (Kadinkes Bantul), dengan PJT Mutiara Prihatini, S.Gz (Puslitbang), Penanggungjawab Operasional Diana Setyawati Rahayu, SKM, MSE (Ka Subbag Program Dinkes Bantul) dan Penanggungjawab Administrasi Lapangan Titik Sudaryanti (Staf Subbag Program Dinkes Bantul). Pelaksanaan Riskesdas di Bantul selama 50 hari, mulai tanggal 13 Mei 2013. Berdasarkan tahap pemilihan sampel, terdapat 32 Blok Sensus (BS) di Kabupaten Bantul termasuk 6 BS biomedis dan 26 BS kesehatan masyarakat (kesmas). Pada tiap-tiap BS, terdapat 25 rumah tangga sampel. Blok-blok sensus tersebut tersebar merata di seluruh kecamatan, kecuali Srandakan. Adapun 6 BS biomedis terdapat di (1) Desa Srigading Kec. Sanden, (2) Desa Triharjo Kec. Pandak, (3) Desa Wukirsari Kec. Imogiri, (4) Desa Tamanan Kec. Banguntapan, (5) Desa Panggungharjo Kec. Sewon, dan (6) Desa Ngestiharjo Kec. Kasihan. Blok Sensus Kesehatan Masyarakat terdapat di Desa Parangtritis sebanyak 3 (tiga) BS dan 1 (satu) BS di Desa Tirtomulyo Kec. Kretek, 3 (tiga) BS di Desa Argodadi dan 1 (satu) BS di Desa Argomulyo Kec. Sedayu, 2 (dua) BS di Desa Ngestiharjo Kec. Kasihan, 3 (tiga) BS di Desa Trimulyo dan 1 (satu) BS di Desa Sumberagung Kec. Jetis, Desa Girirejo Kec. Imogiri, Desa Potorono, dan Baturetno Kec. Banguntapan, Desa Sitimulyo Kec. Piyungan, Desa Bangunharjo dan Panggungharjo Kec. Sewon, Desa Wonokromo Kec. Pleret, Desa Panjangrejo Kec. Pundong, Desa Temuwuh Kec. Dlingo, Desa Trirenggo Kec. Bantul, Desa Sumbermulyo Kec. Bambanglipuro.

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat