Berita

STUDY DIET TOTAL 2014 di KABUPATEN BANTUL

Kamis Kliwon, 5 Juni 2014 14:51 WIB 2577

Hasil penelitian pencemaran lingkungan oleh Badan Litbangkes menunjukkan pencemaran tanah oleh pestisida, logam berat, dll, yang membahayakan kesehatan masyarakat. Dimana pencemaran tanah ini juga berimbas pada kandungan pestisida, logam berat yang terkandung dalam tanaman dalam hal ini sayur dan buah. Selain itu juga hasil survailans makanan jajanan anak sekolah uji petik makanan jadi oleh Badan POM menunjukkan bahan tambahan pangan dan pewarna yang membahayakan kesehatan anak-anak. Untuk itu Badan Litbang Kemenkes bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab. Bantul melakukan kegiatan Study Diet Total (SDT) yaitu studi untuk menilai asupan cemaran kimia dalam makanan yang dikonsumsi masyarakat dibandingkan dengan batas keamanan pangan yang diperbolehkan. Study Diet Total meliputi tahapan menseleksi makanan yang biasa dikonsumsi, mengumpulkan (membeli), mengolah makanan sebagaimana dikonsumsi, pooling makanan yang sudah diolah ke dalam kelompok makanan, homogenisasi sampel yang sudah di-pooling, dan akhirnya menganalisanya untuk zat kimia yang menjadi perhatian. SDT ini berlangsung bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2014, adapun desa yang digunakan sebagai sampel dalam Study Diet Total 2014 di Kabupaten Bantul meliputi 5 desa/dusun, tiap desa/dusun sampel diambil 25 yaitu : 1. Dusun Jomegatan Kecamatan Kasihan 2. Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon 3. Desa Triharjo Kecamatan Pandak 4. Dusun Karangsemut Kecamatan Imogiri 5. Dusun Jatirejo Kecamatan Jetis Diharapkan SDT 2014 ini dapat menyediakan informasi konsumsi makanan per jenis bahan pangan dalam gram, menyediakan informasi asupan zat gizi (gizi makro, gizi mikro, dan kalori), serta menyediakan informasi terkait tingkat risiko paparan zat kimia dalam makanan.