Berita

Rencana Pengamanan Arus Mudik Dan Balik Lebaran 2014 Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Jumat Kliwon, 25 Juli 2014 08:52 WIB 3554

Lebaran 2014 sudah semakin dekat waktunya, para pekerja yang merantau keluar daerah sudah bersiap-siap untuk pulang kampung dalam rangka merayakan hari kemenangan bersama keluarga di kampung halaman. Berbagai cara akan mereka lakukan agar bisa sampai ke kampung halaman dan merayakan hari Lebaran bersama keluarga. Berbagai moda angkutan akan mereka pilih sesuai dengan kemampuan keuangan mereka. Ada yang mempergunakan Pesawat terbang, Kereta Api, Kapal Laut, Bus, Travel, mobil pribadi bahkan sepeda motor.  Peristiwa yang terjadi secara rutin setiap tahun membutuhkan pengamanan agar para pemudik tersebut dapat pergi dan pulang dengan selamat sampai tujuan. Pengamanan tersebut meliputi pengamanan dari kecelakaan dan gangguan kesehatan, sehingga diperlukan kerjasama yang baik dari lintas sektor terkait dari Kepolisian, Perhubungan, Pariwisata, BPBD dan Kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dalam rangka antisipasi kejadian yang tidak diinginkan saat arus mudik dan arus balik lebaran, telah melakukan rapat koordinasi sebanyak 8 kali baik sebagai peserta ataupun penyelenggara yaitu 4 kali di BBTKL, 1 kali di Dinas Perhubungan Bantul, 1 kali di Dinas Kesehatan DIY dan 2 kali di Dinas Kesehatan Bantul. Berdasar pengalaman PAM lebaran tahun sebelumnya dan untuk efektifitas PAM lebaran di bidang kesehatan ,

PAM lebaran tahun ini ada perubahan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2013 PAM lebaran Dinas Kesehatan mengikuti jadwal yang telah dibuat oleh Instansi Kepolisian yaitu H-3 hingga H+5 lebaran dengan lokasi Pos Kesehatan terintegrasi secara menetap dengan POS PAM dari instansi lain. Adapun lokasi PAM lebaran tahun 2013 saat itu ada di Sedayu, Perempatan Druwo, Perempatan Ketandan, Piyungan, Srandakan, dan di depan pintu masuk Pantai Parangtritis. Untuk Lebaran tahun 2014 ini PAM Lebaran Dinas Kesehatan dibagi menjadi PAM H- lebaran sampai dengan hari H lebaran dan hari H lebaran sampai dengan H+ lebaran. Untuk H- lebaran hingga hari H lebaran, PAM diletakkan pada jalur mudik lebaran yaitu  Srandakan, Sedayu, perempatan Druwo dan perempatan Ketandan. Untuk hari H lebaran hingga H+ lebaran, dibuka PAM di daerah wisata mengingat Bantul memiliki daerah tujuan wisata pantai yang selalu ramai dikunjungi saat libur lebaran. Posko Kesehatan yang akan didirikan dikawasan pantai terintegrasi dengan POS PAM yang didirikan oleh Dinas Pariwisata dan SAR Bantul. POS PAM tersbut terletak di Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Pantai Goa Cemara, Pantai Kwaru dan Pantai Baru. Kebijakan menempatkan POS Pelayanan Kesehatan di lokasi wisata pantai berdasar pada kejadian tahun 2013 yang pada saat itu terjadi KLB sengatan ubur-ubur yang menimpa para wisatawan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya untuk pengamanan lebaran di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul melibatkan seluruh rumah sakit, puskesmas, klinik rawat inap medik dasar, klinik utama, klinik pratama, balai pengobatan rumah bersalin dan balai pengobatan yang ada di Kabupaten Bantul. Masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan diberikan jadwal untuk bertugas jaga di POS PAM masing-maisng satu hingga dua kali selama periode pengamanan lebaran.


Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat