Berita

“Bantul Cinta Sehat Bantulkan Hebat”

Senin Wage, 12 Oktober 2015 16:19 WIB 3603

foto

Pemerintah kabupaten Bantul pada tahun 2015 ini dipercaya kembali untuk memperoleh penghargaan Model Pengembangan Promkes dan UKBM yaitu berupa Penghargaan MKBH (Manggala Karya Bakti Husada). Penghargan ini diberikan kepada Lembaga Pemerintah Kabupaten yang dengan konsisten dan gigih berupaya untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan RI memberi apreasi positif pada tahun kedua, yaitu dengan dilakukannya Verifikasi Lapangan oleh Tim MKBH yang dipimpin Bapak Prawito, SKM, M.Kes pada tanggal 5-6 Oktober 2015.

Unggulan kesehatan yang diangkat adalah “Sekolah Sehat Bantulku Hebat” yang diwakili oleh SD Tamanan Kecamatan Banguntapan dan SMA 1 Banguntapan, SD Ngrukeman Kecamatan Kasihan. Ketiga Sekolah ini dengan unggulan kesehatan juga telah lolos dalam LSS Tingkat Nasional. Adapun Kegiatan UKS yang ditonjolkan adalah daur ulang sampah. Kelihaian Siswa Kader sekolah ditunjukan dalam simulasi daur ulang sampah menjadi bentuk-bentuk kreatif yang bernilai jual tinggi serta  proses composting. Kedua simulasi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Tim Verifikasi MKBH.

Unggulan Kesehatan yang kedua adalah Gelimas Jiwo (Gerakan peduli masyarakat gangguan Jiwa), Gerakan ini dimotori oleh seluruh kader jiwo dan pemrintah Desa Ngestiharjo, Puskesmas Kasihan 2 serta Pemerintah kecamatan Kasihan untuk bahu menbahu memandirikan masyarakat agar bisa keluar dari ketidak berdayaan karena penyakit jiwo. Roadshow Tim Verifikasi MKBH untuk kalikedua, disuguhi dengan aneka ramuan jamu hasil kreasi yang dijajakan TIM anggkringan Gelimasjiwo. Tim juga menyaksikan kelihaian para pasien jiwa yang sudah pulih membuat kerajinan boneka pensil.

Unggulan kesehatan yang  ketiga adalah keberhasilan Kelompok Pengelola Air Bersih Sumberagung Jalakan Triharjo Pandak, yang dengan seluruh keterbatasan sumber daya alam dan manusia mereka bisa bangkit untuk mengelola air bersih sebagai kebutuhan pokok wilayah. Kekuatan yang ditonjolkan adalah sifat kegotong royongan masyarakat yang tinggi. Upaya PAB ini telah merubah PHBS yang ada di kalangan masyarakat dan menjadi daya ungkit tumbuhnya ekonomi produktif seperti menggeliatnya kerajinan tempe, tahu, peternakan sehingga bisa  menambah pendapatan masyarakat. Keberhasilan PAB juga telah mendapat MDGs Award serta satu-satunya PAB di Yogyakarta yang telah berbentuk Koperasi.(UKBM-Promkes).


Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat