Berita

Pegawai Dinkes Bantul Diperiksa Urinenya

Selasa Kliwon, 23 Maret 2010 08:36 WIB 2845

Merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi perokok maupun orang yang berada di lingkungan asap rokok. Gangguan kesehatan dapat berupa bronkitis kronis, emfisema, kanker paru-paru, larink, mulut, faring, esofagus, kandung kemih, penyempitan nadi. Hasil penelitian WHO, paparan asap rokok terus menerus pada orang dewasa sehat menambah resiko terkena penyakit paru-paru dan jantung sebesar 20-30%, demikian juga bayi yang lahir dari wanita merokok selama hamil dan bayi hidup dilingkungan asap rokok punya resiko kematian yang sama juga. Kadar nikotin dalam tubuh bisa diketahui lewat kadar nikotin urine. Kamis (18/3) lalu, Pegawai Dinkes Bantul sebanyak 48 orang (27 laki-laki dan 21 perempuan) diperiksa kadar nikotin dalam urinenya, dengan alat ACON COT (Urine)dari Balai Besar Tehnik Kesehatan Lingkungan Yogyakarta. Tujuan pemeriksaan ini adalah mengetahui apakah tubuh sudah terakumulasi nikotin atau belum. Hasil pemeriksaan adalah sebanyak 15 orang positif dan 33 negatif. Dari 15 yang positif ternyata 12 orang perokok aktif dan 3 orang kadang-kadang merokok. Dari hasil pemeriksaan nikotin urine ini, seperti disampaikan drg. Maya Sintowati Pandji, MM (Kabid PMK Dinkes), "agar para calon perokok maupun perokok berat dapat memilih untuk melanjutkan merokok atau tidak".

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat