Berita

Edukasi Penggunaan Obat Secara Benar, Dinkes Bantul Canangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) 2017

Senin Legi, 20 Februari 2017 14:41 WIB 3657

foto

Bantul, Promkes - Penggunaan obat yang rasional merupakan salah satu langkah dalam upaya pembangunan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di setiap fasilitas kesehatan. Sampai dengan tahun 2013, hasil pemantauan dan evaluasi peresepan di fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas) menunjukkan bahwa penggunaan antibiotika pada penyakit ISPA Non Pnemonia dan Diare Non Spesifik masih cukup tinggi, yaitu mendekati 50%.
Permasalahan yang sering dijumpai dalam penggunaan obat yaitu kurangnya pemahaman masyarakat dalam memilih , mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar. Penggunaan antibiotika secara tidak tepat memicu resistensi. Masalah lainnya penggunaan obat bebas dan bebas terbatas tanpa informasi yang memadai dan supervisi dari tenaga kesehatan.
Hal ini memicu timbulnya inovasi pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan obat rasional melalui Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). GeMa CerMat dicanangkan sebagai upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahamam, dan ketrampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi bagi masyarakat luas terhadap penggunaan obat, meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara benar, meningkatkan kemandirian dan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat secara benar, dan meningkatkan penggunaan obat secara rasional.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 s.d 23 Februari 2017 dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut :
Pembekalan bagi 20 Apoteker AoC (Agent of Change)
Pencanangan GeMa CerMat, dengan peserta dari IAI, PAFI, IDI, IBI, PPNI, PDGI, Aisyiyah, Muslimat NU, Pengelola Obat Puskesmas, Kader, Karang Taruna, Dinas Kesehatan sebanyak 150 orang
Monitoring evaluasi ke Fasyankes (Puskesmas, RS, Apotek, dan Toko Obat)
Harapan dari kegiatan ini adalah apoteker AoC benar-benar menjadi agen perubahan sehingga bisa menjadi panutan dan narasumber bagi sejawat dan masyarakat agar bisa menggunakan obat dengan benar, bagi masyarakat uang mengikuti kagiatan ini bisa menularkan ilmunya bagi keluarga, masyarakat di lingkungannya, ada kegiatan yang berkesinambungan agar Penggunaan Obat yang Rasional tercapai. (WAY)


Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat