Berita

Peran Lintas Sektor Kabupaten Bantul dalam Peningkatan Status Gizi Masyarakat

Selasa Pon, 18 April 2017 08:02 WIB 4065

foto
dr. Endy Paryanto,SpA(K) RSUP dr Sardjito Yogyakarta saat memberikan materi di Aula Puskesmas Bambanglipuro berkaitan dengan Pentingnya Suplementasi Gizi terhadap Tumbuh Kembang yang Optimal pada Senin, 17 April 2017. Promkes/YA

Bantul, Promkes-Seksi Kesehatan Keluarga & Gizi (Kesga Gizi) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mengadakan Sosialisasi Pemberian Suplementasi Gizi. Kegiatan sosialisasi ini di selenggarakan selama dua hari yaitu Senin (17/4) di Aula Puskesmas Bambanglipuro dan Rabu (19/4) di Puskesmas Pandak I. Kegiatan ini merupakan upaya Dinkes dalam rangka melakukan sosialisasi, advokasi dan koordinasi dengan lintas sektor dan lintas program berkaitan peningkatan gizi masyarakat.

Baca: Bupati Brebes Ajak Dinkes Brebes Studi Banding ke Dinkes Bantul

“2016 Gizi buruk 94,74 per 100% kelahiran hidup, AKI di Bantul sebesar 97,6 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 7,82 per 1000 kelahiran hidup. Karenanya lewat koordinasi dengan berbagai elemen, berkaitan kebijakan strategis pemberian suplementasi gizi diharapkan bisa terus menekan AKI dan AKB di Bantul.” ujar I Nyoman Gunarsa, S.Psi, M.Psi Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Bantul. Ia juga menegaskan bahwasanya dalam upaya percepatan perbaikan gizi dibutuhkan kerjasama dari lintas sektor, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan bahkan desa.

Kepala Seksi (Kasie) Kega Gizi Dinkes Bantul, dr.Rr Anugrah Wiendyasari menegaskan pendekatan pelayanan dua upaya yaitu dilakukan melalui kegiatan spesifik dan sensitif, namun upaya yang bersifat sensitive (yang melibatkan lintas sektor dan pemangku kepentingan) lebih besar dampaknya dibandingkan spesifik.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 orang dari lintas sector yaitu Bapedda Bantul, Lintas Program Kabupaten, Lintas Sektor Kabupaten, Nutrisionis Puskesmas, Camat, Serta Ketua TP PPK tingkat Kabupaten dan Kecamatan.

Dalam kegiatan ini diskusi diisi oleh  dari I Nyoman Gunarso, SPsi,MPsi Kabid Kesmas, dr.Rr Anugrah Wiendyasari Kasie Kesga Gizi, dr. Endy Paryanto,SpA(K) RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Dr.Siti Helmiyati, SKM Departemen Gizi Kesehatan FK UGM, Dra. Antin Sawitri, Apt Kepala Seksi GFK.

“Hambatan pertumbuhan, kurang gizi, dan berat badan saat balita akan berpengaruh terhadap perkembangan saat dewasa menjadi tidak maksimal baik dalam hal kesehatan maupun mental,” tutur dr. Endy Paryanto,SpA(K). Ia juga menegaskan bahwa peran keluarga sangat diperlukan dalam meningkatkan perbaikan gizi dan menekan gizi lebih di Indonesia. Keluarga memiliki pengaruh yang cukup besar persoalan gizi setiap anggota keluarganya. (YA)

Baca Juga: Dinkes Ajak Anak-Anak SD Wonolelo Makan Makanan Higienis dan Bergizi



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat