Berita

Peduli Kesehatan Remaja, Dinkes adakan Bimtek Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)

Selasa Pahing, 2 Mei 2017 08:17 WIB 3353

foto
DR Indria Laksmi Gamayanti, M.Si Dosen Psikologi UGM saat memberikan materi tentang konseling kepada para petugas PKPR di Hall Husada pada Rabu, 26 April 2017

Bantul, Dinkes-Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga Gizi) Dinkes Bantul Rabu lalu (26/4) mengadakan Bimbingan teknis (Bimtek)”Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) bagi petugas penanggung jawab program remaja di Puskemas”. Kegiatan tersebut digelar di Hall Husada Dinkes Bantul dan diikuti olehpetugas PKPR seluruh Puskemas di Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diisi langsung oleh I Nyoman Gunarsa, S.Psi, M.Psi Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Bantul dan juga DR Indria Laksmi Gamayanti, M.Si Dosen Psikologi UGM.

“Data Riskesdas, 2007 menyatakan dari 14.628 penderita HIV-AIDS di Indonesia 3.187 adalah remaja dengan penggunaan narkoba suntik, selain itu terdapat 1,5 juta kasus aborsi yang dilakukan oleh remaja,” ungkap Nyoman saat menyampaikan materi di Hall Husada di depan 27 petugas Puskemas.

Ia juga menegaskan masalah remaja  yang harus segera ditangani karena mereka  adalah generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar menjadi penerus yang berkualitas.

Nyoman juga menjelasakan dalam melakukan pelayanan kesehatan terhadap remaja harus meliputi kesehatan reproduksi (HIV&AIDS, IMS termasuk masalah purbertas), pencegahan dan penanggulan kehamilan pada remaja, pelayanan gizi, skrining status TT pada remaja, kesehatan jiwa, deteksi tubekulosis, deteksi kecacingan maupun masalah bully.  Dimana dalam melakukan pelayanan harus menyenangkan dan peka terhadap remaja.

Konseling merupakan suatu upaya yang dapat dilakukan oleh petugas PKPR, dalam  konseling ini Indria mengungkapkan konselor harus selalu berpikir positif, percaya diri, kreatif, sabar, fleksible dan tentu kemampuan regulasi diri.

“Konselor harus hadir, tidak hanya secara fisik namun juga hati. Empati dan dengan mendengarkan aktif dan menggunakan bahasa non-verbal dapat menimbulkan kenyamanan klien untuk menceritakan masalahnya, sehingga konselor akan lebih mudah diterima masukan-masukannya,” jelas Indria. (YA).

Baca: Peran Lintas Sektor Kabupaten Bantul dalam Peningkatan Status Gizi Masyarakat



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat