Berita

8 Puskesmas di Bantul Sekarang Sudah Tersedia Layanan Psikologi

Selasa Pon, 1 Agustus 2017 16:08 WIB 5932

foto
DR Indria L. Gamayanti., MSi., Ketua Ikatan Psikologi Himpunan Psikologi Indonesia IPK-HIMPSI) saat mengisi pembekalan Psikolog untuk 8 Puskesmas di Aula Jetis II pada Senin, 31 Juli 2017. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes- Berdasarkan survey Riskesda tahun 2013 gangguan jiwa berat di Bantul sebanyak 3.875 orang, sedangkan gangguan mental emosional sebanyak 5.628 orang. Namun, dari jumlah tersebut belum semua mendapat pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas.

Baca: 177 Penyandang Disabilitas di Bantul Ikuti Pelayanan Jamkesus

“layanan Psikologi Klinis dapat di dapatkan oleh masyarakat di fasilitas kesehatan jiwa baik itu praktik perseorangan Psikolog Klinis, klinik, puskesmas atau di rumah sakit,” terang DR Indria L. Gamayanti., MSi., Ketua Ikatan Psikologi  Himpunan Psikologi Indonesia IPK-HIMPSI), Senin (31/7).

Oleh karena itu pada tahun ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menghadirkan psikolog di 8 Puskesmas. 8 Puskesmas yang sudah tersedia layanan psikolog tersebut adalah Puskesmas Pundong, Puskesmas Kretek, Puskesmas Banguntapan II, Puskesmas Jetis II, Puskesmas Imogiri I, Puskesmas Dlingo, Puskesmas Srandakan dan Puskesmas Sanden.

Sehingga bagi masyarakat Bantul yang merasa dirinya, keluarganya atau tetangganya membutuhkan layanan konsultasi masalah kejiwaan bias mengakses lebih dekat, di Puskesmas,”  ujar Dyah Panestiutami, SKM., M. SE Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinkes Kabupaten Bantul

Pelayanan jasa konsultasi psikologi di puskesmas ini menurut Dyah akan melakukan upaya-upaya promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif pada masalah-masalah psikologis.

“pelayanan Psikologi klinis di Puskesmas ini berupa pelayanan psikologi di puskesmas, pelayanan di masyarakat dan Asesmen dan intervensi dini,” terang Dyah.

Ia juga menambahkan pelayanan psikologi klinis di masyarakat dapat dilakukan dengan masuk dalam program puskemas dalam masyarakat seperti PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja), Keswa (Kesehatan Jiwa), Prolanis (Program Layanan Penyakit Kronis), Posyandu Balita, Posyandu Lansia (Poli Lansia), Bantul Bebas Pasung, atau Puskesmas Ramah Anak.

“Dalam melakukan tugas, psikolog dapat melakukan asesmen Psikologi Klinis, penegakan diagnosis dan prognosis psikologi klinis, penentuan dan pelaksanaan intervensi psikologis, melakukan rujukan serta pelaksanaan evaluasi proses penanganan psikologi klinis,” ujar DR Gamayanti.

Gamayanti juga menambahkan asesmen psikologis dapat dilakukan dengan cara wawncara klinis (dimulai dengan intake intervie), observasi klinis dan psikotes. Sedangkan intervensi psikologis dilakukan melalui psikoedukasi, konseling, psikoterapi dan intervensi komunitas. Dinkes/YA

Baca Juga: Dinkes, Siapkan 11 Tim Kesehatan untuk PORDA XIV DIY 2017



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat