Berita

Dinkes lakukan Sosialisasi Jaminan Kesehatan kepada Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Bantul

Senin Pahing, 9 Oktober 2017 08:01 WIB 2492

foto
Sri Sejatiningsih, SKM. M.KM Kepala Tata Usaha (TU) Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) saat menyampaikan tentang jaminan kesehatan daerah di Aula Pemda II, Manding. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-U tuk meningkatkan kepersertaan jaminana kesehatan, Seksi Kemitraan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Sosialisasi Jaminan Kesehatan bagi petugas kecematan dan kepala desa se-Kabupaten Bantul, Kamis (5/10). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Pemda II, Manding ini dibuka langsung oleh Saptono Imam Budi, SKM. M.Kes Kepala Seksi Kemitraan Dinkes.

 “Visi-misi Kabupaten Bantul adalah mewujudkan  masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera dan salah satu program unggulannya adalah total of coverage Jaminan Kesehatan,”  ujar Saptono.

Total of grade Jaminan dikatakan berhasil jika 95% masyarakat ter-cover dengan JKN, sedangkan di Kabupaten Bantul kepersertaan jaminan kesehatan baru 91,96%. Oleh karena itu Dinas Kesehatan terus berupaya mensosialisasikan Jaminan Kesehatan kepada masyarakat.

Kepala BPJS Cabang Bantul dr Evi Retnonurlianti menjelasakan BPJS memiliki tiga prinsip yaitu gotongroyong, kepatuhan dan proteksi. Hal ini menjadi focus BPJS Kesehtan agar terwujud masyarakat yang sehat mandiri.

“Tahun 2019 mendatang kepersertaan BPJS Kesehatan menjadi suatu kewajiban. Rencana ini dinilai penting karena dinnilai mampu memberikan perlindungan secara penuh kepada peserta yang sakit,” ujar dr Evi.

Selain dari BPJS, Sri Sejatiningsih, SKM. M.KM Kepala Tata Usaha (TU) Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) juga mengisi dalam kegiatan sosialisasi ini berkiatan Jaminan Kesedahatan Daerah. Ia mengungkapkan di Kabupaten Bantul terdapat Jaminan Kesehatan yang diperuntukan khusus bagi 1) orang misikin yang belum memiliki jaminan, 2) orang dengan kriteria khusus seperti: kader kesehatan, relawan, GTT/PTT, Kaum Rois, dan Pamong yang belum memilki Jaminan, dimana besaran manfaat maksimal 10 juta rupiah. 

“Di Kabupaten Bantul jumlah kepersertaan jaminan kesehatan daerah yang telah di integrasikan dengan BPJS totalnya adalah 23.500 jiwa,” terangnya. Ia mengungkapkan untuk mendapatkan jaminan kesehatan daerah masyarakat harus melengkapi berkas antara lain, surat keterangan sakit dari fasilitas kesehatan, surat keterangn miskin (untuk peserta dengan kriteria khusus harus melampirkan surat ketereangan dari Instasi yang berwernang), fotocopy KTP, Fotocopy Kartu Keluarga yang telah mendapat legalisir kecamatan dan desa.  

 

Diakhir diskusi Saptono mengungkapkan Kepala Desa dan Kecamatan sangat berperan dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan, agar Jaminan Kesehatan, khususnya berkaitan dengan masyarakat miskin dapat tepat sasaran dan pejabat yang terkait paham betul tata caranya. Dinkes/YA



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat