Berita

Bantul Siap Eliminasi TB

Senin Wage, 20 November 2017 16:48 WIB 3034

foto
Foto bersama Programer TB se-Kabupaten Bantul usai kegiatan Kampanye TOSS TB pada Jum’at 17 November 2017

Bantul, Dinkes-Data terbaru WHO Global Turbeculosis Report 2017 menyatakan bahwa Indonesia menempati rangking kedua dengan jumlah kasus Tuberkulosis (TB) terbanyak di dunia. TB menjadi penyebab kematian nomor empat setelah penyakit kardiovaskuler. Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mendata kasus TB di Bantul dengan kategori BTA Positif sebanyak 209 kasus, dari 516 kasus TB. Dimana besaran kesembuhan sebesar 72, 44%.

dr Pramudi D, M.Kes Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengungkapkan pengendalian TB sebagai penyakit menular yang menyerang organ paru harus terus ditingkatkan. Hal tersebut disampaikan dalam Kampanye Stop TB, TB bisa diobati sampai sembuh.

“Satu orang yang tidak terdeteksi dan tidak menjalani pengobatan bisa menularkan Tb pada 10-15 orang lainya dalam 1 tahun kontak dekat” ungkapnya.

Sebagai usaha pencegahan dan pengendalian TB Dinkes melakukan kegiatan promotif kepada masyarakat untuk melakukan Kampanye TOSS TB (Temukan Obati sampai Sembuh TB) pada Jumat lalu (17/11). Dalam kegiatan ini Seksi P2P mengundang kader kesehatan, perwakilan kecamatan, programer puskesmas serta Perkumpulan Pemberantas Tubekulensis Indonesia (PPTI) mengikuti kegiatan kampanye TOSS TB dengan tema “Temukan TB, Obati Sampai Sembuh, Sehat keluargaku Sehat Indonesiaku”.

“Kami berharap seluruh elemen di Kabupaten Bantul baik pemerintah maupun masyarakat bersama menyukesekan pengendalian TB guna mewujudkan Indonesia bebas TB pada 2050,”ujar dr Pram di Gedung Gapensi Bantul saat membuka kegiatan kampenye stop TB, Jumat (17/11).  Sehingga penemuan TB dan pengendalian TB dapat berjalan dengan optimal.

dr Wahyu Joko Santoso Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) menuturkan sejumlah kegiatan akan diselenggarakan dalam kegiatan kampanye ni, antara lain senam bersama, talkshow dengan mantan penderita TB, cek premeriksaan gratis dari BPJS dan aneka hiburan.

Pada pemeriksaan gratis, BPJs bersama dua dokter dan perawat melaukan pemerikaan tekanan darah dan konseling.

“Kami mengajak dua dokter dam satu perawat untuk membantu dokter dalam melakukan pemeriksaan dan pendaftaran,”ungkap dr Evi Kepala BPJS cabang Bantul. Ia mengungkapkan keterlibatan BPJS dalam kegiatan ini karena kegiatan ini adalah salah satu sarana BPJS melaksanakan kegiatan promotif dan perventif.

 “Masyarakat tak usah kawatir, karena di seluruh Puskesmas yang ada di Bantul bisa melakukan tes dan pengobatan TB dan semuanya itu gratis,” ungkap dr Joko.

Melalui kampanye TOSS TB, pihaknya mendorong masyarakat yang terkena batuk selama lebh dari dua minggu untuk mendapatkan perawatan dan pengobatanya.

“Kami juga berharap semain banyak orang memiliki pengetahuan tentang TB dan gejala-gejalanya,”tambahnya.  Ia mengutarakan melalui kegiatan ini iharapkan dapat meningkatkan kebersamaan antara masyarakat, lintas sector dan Dinkes dalam pengendalian TB.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rini salah satu Kader TB Pandak Timur. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana silaturahmi antar kader dan mengetahui bagaimana pengalaman mereka dalam melakukan penyuluhan.

“Kegiatan ini sangat bagus, selain menambah wawasan kami juga sebagai ajang silaturami jadi kekeluargaan kami semakin erat dan kami jadi bias sharing pengalaman dalam melakukan penyuluhan kepada warga,” ungkapnya.

Selain senam bersama dan cek kesehatan gratis, acara ini juga dimeriahkan oleh Angkringan TVRI dan hiburan Tari Lucu Nenek Ganjen.  Dinkes/YA

Baca: Perayaan HKN Ke-53 sebagai Momentum Kabupaten Bantul Deklarasi Stop BABS



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat