Berita

Tingkatkan Pelaksanaan 5 Pilar STBM, Dinkes Selenggarakan Pelatihan Pemicuan 5 Pilar

Jumat Legi, 26 Januari 2018 08:36 WIB 3253

foto
Drs Nanang Besmanto, M.Si Korprov STBM DIY saat mengisi pelatihan di Aula Medika pada Rabu, 24 Januari 2018. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah upaya dalam rangka percepatan peningkatan akses terhadap sanitasi dasar. Program ini telah diatur dalam Permenkes RI No 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Bambang Agus Subekti, SKM, MPH dalam sambutanya mengungkapkan pada tahun 2017 Kabupaten Bantul telah dapat menyelesaikan permasalahan pada pilar pertama yaitu masalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Pilar pertama ini dapat terwujud karena kerja keras kawan-kawan sanitarian di Dinkes maupun Puskesmas untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dengan kemandirian untuk merubah prilaku hidup bersih dan sehat dari masyarakat BABS ke masyarakat sehat buang air di jamban sehat,” ujar Yanatun Yunadiana, M.Si Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kerja dan Olahraga (KLKKO).

Yanatun menegaskan Pilar 1 STBM sudah selesai, jangan lupa ada kegiatan pemantauan lapangan dan administrasi 6 bulanan. Berjenjang mulai dari dusun, desa, kec dan kabupaten.

Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan 5 Pilar ini Seksi Kesehatan Lingkungan Kerja, Kantor dan Olahraga (KLKKO) menyelenggarakan Pelatihan Pemicu 5 Pilar STBM bagi para Sanitarian di Puskesmas se-Kabupaten Bantul. Kegiatan yang di ikuti oleh seluruh Sanitarian di Puskesmas dan Dinkes diselenggarakan di Aula Medika Dinkes pada Rabu, 24 Januari 2018.

“Proses pelaksanaan 5 Pilar STBM harus melalui proses Pra Pemicuan, Pemicuan, Pasca Pemicuan dan Verifikasi,” ungkap Drs Nanang Besmanto, M.Si Korprov STBM DIY saat mengisi pelatihan di Aula Medika, (24/1).

Dalam pra pemicuan Sanitarian melakykan observasi kebiasaan PHBS masyarakat, persiapan pemicuan dan menciptakan suasana yang kondusif sebelum pemicuan serta melakukan persiapan teknis lainnya. Pada saat pemicuan catat komitmen masyarakat yang mau berubah prilakunya, tentukan Natural Leader dan yang terpenting adalah membuat Sanitasi. Drs. Nanang selanjutnya menegaskan dalam melakukan verifikasi Tim Pemicu harus berpandu pada Indikator 5 Pilar STBM.

Input dari pelatihan ini maka Seksi KLKKO melakukan praktek lapangan di Dusun Plumbon, Desa Banguntapan. Dari hasil kegiatan pelatihan ini diharapkan masing-masing sanitarian bisa diwilayah puskesmas masing-masing.

“Targetnya setiap puskesmas bisa membina satu desa STBM pada tahun 2018, ini” ungkap Yanatun. Dinkes/YA



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat