Berita

DGS Menjadi Salah Satu Langkah Peningkatan Layanan Rujukan dari Puskesmas

Rabu Legi, 31 Januari 2018 14:36 WIB 2685

foto
Drs H Suharsono Bupati Bantul saat membuka Workhsop Implementasi Aplikasi DGS Layanan Kesehatan, pada Selasa 30 Januari 2018. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Proses rujukan yang selama ini telah berjalan adalah melalui line telephone dan WA. Dalam rangka menjembatani proses komunikasi antar Puskesmas dan Rumah Sakit, khususnya RS Panembahan Senopati, Pemerintah Kabupaten Bantul dalam hal ini di leading oleh Dinas Komunikasi dan Informasi membuat Aplikasi DGS (Digital Government Service) Layanan Kesehatan. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, RS Panembahan Senopati, dan Puskesmas diharapkan aplikasi ini dapat menjadi salah satu upaya peningkatan proses rujukan di Kabupaten Bantul.

“Sesuai dengan visi-misi Kabupaten Bantul mewujudkan masyarakat sehat, cerdas dan mandiri, tentunya ini adalah salah satu bentuk Makaryo Mbangun Deso dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan masalah kesehatan," ungkap Drs H Suharsono Bupati Bantul saat membuka Workshop Implementasi Aplikasi DGS Layanan Kesehatan Secara Serentak Tahun 2018. Bupati juga mengungkapkan Bidang kesehatan merupakan salah satu bidang yang memerlukan reaksi cepat dalam penanganan karena itu bergantung pada nyawa seseorang langsung. Jika proses rujukan lama maka akan menurunkan harapan hidup seseorang.

Drg Maya Sintowati Pandji, MM yang turut hadir dalam kegiatan ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah sering melakukan koordinasi dengan Diskomifo berkaitan dengan penerapan Aplikasi ini.

“Sudah beberapa kali kami di undang oleh Diskominfo untuk melakukan koordinasi baik itu berkaitan dengan bagaimana cara terbaik dalam membangun aplikasi yang disesuaikan dengan bahasa medis, maupun berkaitan pelatihan beberapa karyawan Puskesmas,” ungkapnya usai menghadiri Workshop Implementasi Aplikasi DGS tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nugroho Eko Setyanto, S.Sos, MM Kepala Dinas Kominfo bahwa pihaknya sudah melaksanakan diskusi dengan pihak terkait yang ada di RSUD Panembangan Senopati maupun yang ada di semua puskesmas dan diperoleh hasil sebelum ada layanan ini ada sedikit masalah.

"Tahap pertama ini baru kami terapkan dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Bantul ke RS Panembahan Senopati, nantinya kami akan mengajak RS yang lain ada di Bantul,” harapnya.

Nugroho mengungkapkan bahwa di dalam aplikasi Layanan Kesehatan ini , Puskesmas tak perlu khawatir harus banya melakukan entry arena layanan ini akan dilakukan kesatuan data yang nanti langsung masuk ke aplikasi DGS di RSUD yang telah terkoneksi dengan sistem yang ada di semua Puskesmas-Puskemas di Bantul.

"Kemudian ada satu lagi yang nanti harus terintegrasi, adalah BPJS Kesehatan sehingga dengan adanya aplikasi petugas puskesmas maupun di rumah sakit akan mempermudah petugas khususnya di dalam entri data," jelasnya.

Ia menjelaskan, berbeda dengan sebelumnya yang harus melakukan memasukkan data secara sendiri-sendiri, sehingga harapannya nanti dari segi waktu dalam pelayanan kesehatan pasien akan bisa lebih cepat dan dipermudah prosedurnya.

"Di dalam aplikasi ini juga disediakan suatu alat untuk komunikasi antara Puskesmas maupun di rumah sakit sehingga ketika ada pasien yg menurut puskesmas itu harus dirujuk dan sudah ada diagnosis dari dokter rumah sakit langsung bisa ditangani," ungkapnya.

Dinkes/YA



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat