Berita

Dinkes Bantul Gelar Binwasdal Bagi Apotek

Kamis Pahing, 1 Februari 2018 10:28 WIB 2547

foto
Yudhy Wibowo, S.si dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul (kiri), Arifah Khusnani, M.Si Kepala Seksi Perijinan dan Peningkatan Mutu (tengah), dan Sofie (Sekertaris IAI Cabang Bantul) saat mengisi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal) Apotek pada Rabu, 31 Januari 2018. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Puluhan pemilik maupun penanggung jawab Apotek di Kabupaten Bantul berkumpul di Hall Husada, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul (Dinkes), hari Rabu (31/1) untuk mengikuti Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal) Apotek. Pertemuan itu bertujuan mengajak Apotek yang ada di Kabupaten Bantul untuk menaati peraturan yang berlaku sehingga kualitas pelayanan kefarmasian yang diberikan kepada masyarakat terjamin dan meningkat. Tidak hanya itu, dengan adanya Binwasdal seperti ini, maka komunikasi dua arah antara Dinkes Kabupaten Bantul dengan Apotek dapat terjalin dengan baik.    

 

“Kali ini Binwasadal untuk Apotek, secepatnya akan diselenggarakan Binwasadal dapat untuk Fasyankes yang lain, baik Klinik maupun Rumah Sakit,” ungkap Khusnaini Arifah , M.Si Kepala Seksi Perijinan dan Peningkatan Mutu.

Dalam acara tersebut disampaikan beberapa materi, dimana materi yang pertama adalah Pengelolaan Limbah B3 (Obat Expire Date) oleh Yudhy Wibowo, S.si dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul. Ia menjelaskan bahwa para Apoteker dituntut untuk melakukan kewajiban dan tugas profesinya dengan lebih hati-hati dan penuh tanggung jawab.

Pada pertemuan Binwasadal yang dihadiri 80 penanggung jawab Apotek ini juga mengundang Sekertaris IAI Cabang Bantul yaitu Ibu Sofie. Sofie mengungkapkan Apoteker wajib memiliki sertifikat Kompetensi yang merupakan bukti pengakuan kompetensi apoteker. Dimana uji kompetensi apoteker harus disertai registrasi atau pencatatan resmi terhadap Apoteker yang telah memiliki sertifikat kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi, dalam bentuk Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) dari Komisi Farmasi Nasional (KFN).

Kasie Perizinan & Peningkatan Mutu, Arifah juga menegaskan kepada para Apoteker agar pengurusan perpanjangan STRA minimal adalah 4 bulan sebelum masa berlaku habis.

“STRA sangat berkaitan dengan pengurusan SIPA, jika STRA sudah habis maka SIPA juga tidak bisa diterbitkan,” ungkap Arifah. Dinkes/YA



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat