Berita

Seksi Kesga & Gizi Gelar Monitoring dan Evaluasi Jampersal 2017

Rabu Pon, 7 Februari 2018 08:36 WIB 2460

foto
Kepala Dinkes Kabupaten Bantul drg. Maya Sintowati Pandji, MM hadir dalam Monitoring dan Evaluasi Jampersal Tahun 2017 di Ruang Rapat Afiat Dinkes pada Jumat, 2 Febuari 2017. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Peningkatan pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi menjadi salah satu perhatian Pemerintah. Oleh karena itu Pemerintah melakukan penjaminan pembiyaan pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Persalinan (Jampersal) tahun 2018 sesuai dengan Permenkes No 61 Tahun 2017. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang menjadi leading sector program Jaminan Pembiayaan Persalinan (Jampersa) melakukan “Monitoring dan Evaluasi Program Jampersal 2017”.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinkes Kabupaten Bantul drg. Maya Sintowati Pandji, MM. diselenggarakan di Ruang Rapat Afiat, Jumat (2/2). "Jampersal ini diperuntukan untuk Ibu hamil, bersalin dan nifas dari keluarga miskin dan kurang mampu di Kabupaten Bantul dan tidak memiliki jaminan" drg. Maya. Ia mengungkapkan bahwasanya program ini sangat menunjang kinerja utama Dinkes dalam peningkatan Pelayanan Kesehatab Ibu dan Anak. Sehingga tidak ada alasan Kematian Ibu dan Anak akibat pembiyayaan.

Hal senada juga diungkapkan oleh dr Anugrah Wiendyasari M.Sc Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi yang mengungkapkan bahwa jangan ada alasan kematian Ibu dan Bayi akibat lembiayaan persalinan ataupun transportasi. Data Dinkes pada tahun 2017 terdapat 9 kematian ibu (AKI 72,8) dan 108 kematian bayi (AKB 8,74). Data tersebut dibandingkan tahun 2017 AKI mengalami penurunan sedangan AKB mengalami peningkatan.

dr Anugrah juga menambahkan bahwa dalam Juknis Kepala Dinas Kesehatan tentang pelaksanaan Jampersal disebutkan pelayanan kesehatan yang dijamin jampersal meliputi transportasi rujukan bagi ibu hamil yang membutuhkan dan pertolongan persalinan bagi ibu hamil yang membutuhkan dan pertolongan persalinan bagi ibu hamil miskin, tidak mampu dan tidak memiliki jaminan. dr Anugrah mengungkapkan di Kabupaten Bantul yang bekerjasama dalam Jampersal adalah 27 Puskesmas di Bantul, 5 Rumah Sakit, 23 Bidan Praktek Mandiri, dan 11 Klinik Pratama.

“Diharapkan pada tahun 2018 jumlah fasilitas kesehatanyang bekerjasama dengan Dinkes meliputi layanan Jampersal meningkat dibanding tahun 2017,” ungkap dr Anugrah. Dinkes/YA



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat