Berita

Dinkes Gelar Update Knowledge Sistem Informasi PD3I Berbasis Web

Kamis Pon, 22 Februari 2018 07:59 WIB 611

foto
Peserta mencoba mengoprasikan web PD3I pada update knowledge sistem informasi PD3I berbasis Web pada Senin 19 Febuari 2018 di Aula Medika. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Seksi Surveilans dan Imunisasi menyelenggarakan update Knowladge Sistem Informasi PD3I Berbasis Web, Senin (19/2). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Medika Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul diikuti oleh seluruh petugas surveilans di Puskesmas maupun RS yang ada di Bantul.

dr Abednego Dani Nugroho Kepala Seksi surveilans dan Imunisasi mengungkapkan bahwa ada perubahan versi antara web PD3I sehingga perlu ada pertemuan guna memperkenalkan operasional web terbaru. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana validitas data dan evaluasi.

Pada konteks PD3I, data collection mayoritas berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan baik fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan berdasarkan temuan kasus kecurigaan terhadap PD3I. Dari kecurigaan klinis tersebut dilakukan penyelidikan medis yang meliputi pemeriksaan klinis dan penunjang sehingga dapat dipastikan sebagai kaus PD3I.

Menurut dr. Sari Rahmawati KD, dari SIMKES FK UGM yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini mengungkapkan bahwa Sistem Informasi Surveilans PD3I dikembangkan sebagai instrumen untuk melakukan pencatatan terhadap seseorang dengan kasus/kecurigaan terhadap PD3I. Karena sifatnya individual pencatatan data terdiri dari rata demografi pasien, data klinis dan data pemeriksaan penunjang seperti epidemiologi, nama pasien, umur, jenis kelamin, alamat dan wilayah tepat tinggal pasien, kondisi klinis yang ditemukan dan data penunjang laboratorium yang ditemukan.

Pencatatan PD3I tergantung pada kasus yang dicurigai. Beberapa formulir dikembangkan secara spesifik seperti formulir C1 untuk kasus campak, Formulir FP1 untuk AFP dal lain sebagainya. Serupa dengan konsep sistem registrasi penyakit di rumah sakit, yang menggunakan form-form khusus untuk sebuah kasus khusus seperti HIV, cancer, stroke dll.

“Pada web sebelumnya terdapat perubahan versi 6.4 dimana pada versi terbaru terdapat penambahan menu seperti menu move namun secara umum operasionalnya sama” ungkap Sari. Dinkes/YA