Berita

zakib ginting (zero kematian ibu, bayi dan penanggulangan stunting)

Rabu Pahing, 26 Februari 2020 08:14 WIB 72

foto

1000 Hari Pertama kehidupan (HPK) adalah periode percepatan tumbuh kembang yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. 1000 HPK ini menjadi penting karena kesehatan ibu serta anak adalah penentu kualitas sumber daya manusia. 1000 HPK merupakan periode yang sangat kritis yang berpotensi kearah angka kejadian kematian ibu, bayi, balita serta angka kejadian balita gizi buruk dan balita pendek. Angka Kematian Ibu menunjukkan rawannya derajat kesehatan ibu yang sangat mempengaruhi kondisi kesehatan janin yang dikandungnya. Kejadian lahir mati dan kematian bayi dipengaruhi oleh kondisi kehamilan, komplikasi pada ibu dan bayi baru lahir, serta pertolongan persalinan disamping kondisi yang berkaitan dengan perawatan bayi baru lahir. Menjaga kesehatan janin di dalam kandungan ibu, mencegah penularan penyakit dari ibu ke anak, menstimulasi perkembangan otaknya (brain booster) dapat meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan janin selama dalam kandungan ibu dan pemeliharaan kesehatan bayi sampai dengan usia dua tahun (baduta), stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang serta menjaga status gizinya harus dilakukan agar dapat diperoleh kehidupan anak yang optimal. Anak yang sakit dan kurang gizi akan tumbuh lebih pendek dan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif sehingga akan mempengaruhi keberhasilan pendidikan, serta menurunkan produktivitas pada usia dewasa.

enurunan AKI, AKB dan penurunan prevalensi Balita Pendek (stunting) adalah 2 dari 4 area  prioritas dalam program Indonesia Sehat adalah menurunkan angka kematian neonatal dan bayi dan pencegahan stunting.

Data kematian di wilayah Kerja Puskesmas Kasihan I pada tahun 2016 ada kematian ibu, kematian Neonatus 2, kematian bayi 2 kasus dan IUFD 2 kasus. sementara ibu hamil beresiko sebanyak 27,75% dan belum semua ibu hamil melakukan ANC Terpadu (baru 54%). Angka Stunting 2016 sebanyak 5,13%, mendorong seorang bidan Nunung Ismiyatun untuk berinovasi bersama TIM Puskesmas melakukan beberapa hal sebagai upaya menurunkan kasus kematian ibu, bayi dan stunting di wilayah Puskesmas Kasihan I. ZAKIB GINTING adalah penggabungan dari beberapa inovasi yang sudah ada.

a. Zero Kematian Ibu dan Bayi, Peningkatan ANC Terpadu dan Pemantauan ibu hamil beresiko melalui WAKOL BUHARES (Perawatan Kolaborasi Ibu Hamil Beresiko)
b. Cakupan  ASI E,  skreening stunting dan pemantauan tumbang melalui DISKOGALAKSI (Deteksi DIni, Intervensi, StimulasiKomprehensif dan Penggalakan ASI E) dan DISKOTEKA (Deteksi DIni, Intervensi, StimulasiKomprehensif anak TK)
 
Hasil :
1. Aki menurun di 2017
2. Akb menurun di th 2019 mnjdi 1 kematian bayi
3. Ibu hamil anc terpadu dr 58% di 2016 naik mjd 88,6% di 2019
4. Asi eksklusif dr 66% di 2016 mnjadi 86,9% di 2019
5. Prevalensi stunting menurun dr 5,01 di 2016 ke 2.99 di 2019
 
oleh :
Nama nunung ismiyatun, S.S.T.
Bidan koordinator di pusk kasihan 1
Alamat tegaldowo rt 02, dk.grujugan, bantul, bantul, bantul

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat