Berita

Pengajian dan Buka Puasa Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Sabtu Pon, 28 Agustus 2010 10:33 WIB 3139

Jum'at, 27 Agustus 2010 M bertepatan dengan tanggal di mana diturunkannya wahyu Al-Qur'an untuk yang pertama kalinya yaitu 17 Ramadhan, Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mengadakan pengajian dan buka puasa bersama. Dalam pengajian tersebut dihadiri oleh para Kepala SKPD yang ada di lingkungan kantor Dinas Kesehatan yaitu : BLH, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Pendaftaran Penduduk dan Dinas Perhubungan. Tidak lupa, Pimpinan beserta staf RSUD Panembahan Senopati, Kepala Puskesmas beserta staf turut hadir pula. Di samping itu acara pengajian dan buka puasa bersama ini dihadiri pula oleh kalangan insan media yang berjumlah 15 orang. Di dalam sambutannya dr. Hj. Siti Noor Zaenab, MKes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, menyampaikan sebuah jargon yang berisi muatan untuk menahan amarah. Apabila Ibu Kadinkes akan marah di hadapan para staf, maka Kadinkes meminta kepada stafnya untuk mengingatkan agar jangan marah dengan cara mengatakan "TUTIM" (TUNGGU TIGA MENIT). Maksudnya agar menunda kemarahannya barang 3 menit. Dengan harapan apabila dalam 3 menit pertama bisa menahan amarahnya maka menit- menit berikutnya tidak jadi marah atau paling tidak tingkat amarahnya sudah menurun. Cara mengingatkan dengan "TUTIM" ini langsung diperagakan pada saat itu juga. Jama'ah yang hadir diminta meneriakkan : "TUTIM". Teriakan ini diulang dalam beberapa kali. Pengajian menjelang buka puasa kali ini disampaikan oleh Beliau dr. H. Zaenal Muttaqin Shofro, yang tidak lain dan tidak bukan adalah adik tingkat dari Ibu dr. Hj. siti Noor Zaenab, MKes ketika masih menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Gadjah Mada. Di dalam taushiyah/ceramahnya Beliau menekankan kembali tentang apa yang telah disampaikan Kadinkes yaitu dalam hal mengendalikan kemarahan/emosi untuk senantiasa berlaku lemah lembut di hadapan siapapun. Contoh yang diberikan adalah kisah seorang pembantu yang tidak sengaja memercikkan minyak goreng ke baju majikannya ketika sedang memasak. Kemudian sang majikan menunjukkan mimik ingin marah, maka si pembantu (hafal Al-Qur’an) kemudian membacakan surat Ali Imran ayat 134 : (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dikarenakan sang majikan juga merupakan seorang Hafidzoh (wanita yang hafal Al-Qur’an) maka ketika diingatkan oleh pembantunya dengan ayat tersebut, maka serta merta tidak jadi marah, bahkan kemudian sang majikan justru mengucapkan terima kasih dan memberikan sejumlah uang serta membebaskan pembantunya dari tugas seorang pembantu (dimerdekakan ). Jelas sekali bahwa seseorang yang mampu menahan amarahnya beserta memaafkan orang lain (berlaku lemah lembut) merupakan rahmat dari Alloh SWT, bukan karena kehebatan pada diri manusianya. Hal ini sesuai dengan firman Alloh dalam Al-Qur’an surat Ali Imron ayat 159 : Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah Lembut terhadap mereka. sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. Kemudian apabila kamu Telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. [246] Maksudnya: urusan peperangan dan hal-hal duniawiyah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lainnya. (abah)

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat