Berita

BERSAMA PKK DAN KARANGTARUNA MENUJU BANTUL BEBAS ASAP ROKOK

Kamis Kliwon, 26 April 2012 13:17 WIB 3746

Intervensi MDGs dalam program promosi kesehatan diwujudkan dalam suatu tindakan nyata yang mampu menyentuh kebutuhan masyarakat luas dan mampu memberikan perubahan yang nyata di masyarakat melalui upaya peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Upaya tersebut melalui pemberikan pengalaman belajar bagi perorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi guna meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dengan melakukan advokasi, bina suasana, dan gerakan masyarakat sehingga mampu menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Hasil pendataan PHBS tatanan Rumah Tangga Kabupaten Bantul Tahun 2011 menunjukan capaian indikator tidak merokok di dalam rumah sebesar 51,69 %. Hal ini menunjukan bahwa paparan asap rokok di dalam rumah tangga masih cukup tinggi yakni 48,31%. Wanita, ibu hamil, remaja, anak-anak, bayi dan balita menjadi perokok pasif di dalam rumahnya. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2010), prevalensi perokok usia 10 tahun ke atas di Provinsi Yogyakarta adalah sebesar 20,8% yang merupakan perokok setiap hari dan 7,0% yang merupakan perokok kadang-kadang. Konsumsi rokok yang besar ini tentunya akan memberikan risiko yang tinggi pada berbagai macam penyakit. Penelitian yang dilakukan oleh Ahsan et.al (2008) dengan menggunakan data SUSENAS 2005 memperlihatkan pengeluaran rumah tangga perokok untuk tembakau/rokok adalah 11,5 persen, atau nomor dua setelah pengeluaran untuk padi-padian (13,14 persen). Artinya, masyarakat menempatkan belanja rokok di bawah belanja beras. Porsi pengeluaran rumah tangga perokok untuk tembakau/rokok jauh lebih besar dibandingkan untuk kesehatan dan pendidikan. Untuk mengurangi paparan asap rokok di dalam rumah tangga dibutuhkan perubahan perilaku untuk tidak merokok di dalam rumah, pengetahuan tentang bahaya asap rokok serta kesadaran tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mengadakan Pelatihan Konselor berhenti merokok untuk kader PKK dan Karang Taruna. Kader PKK yang notabenenya adalah seorang ibu dan istri dalam suatu rumah tangga diharapkan menjadi tonggak promotor kesehatan, Karang Taruna yang notabenenya adalah remaja diharapkan menjadi dinamisator dalam masyarakat di lingkungan sekitarnya. Kader PKK dan Karang Taruna yang dilatih diharapkan mampu menjadi agent of change dalam perubahan perilaku masyarakat sehingga terwujud suatau upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat, sehingga masyarakat tau, mau, dan mampu untuk ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat termasuk untuk tidak merokok di dalam rumah. Lirik Lagu Prau Layar : Kita sama membantu bapak Melepas rokok agar kita sehat Ayo bantu tetangga kita Terlepas dari penyakit merokok Yen kawasan bebas rokok Pastinya jadi daerah yang sehat.... Hidup tentram ekonomi mapan Anak sekolah masa depan cerah Ayo bareng mas kita wujudkan Jangan lagi merokok agar sehat Uangnya bisa untuk masa depan Anak dan istrimu pasti berbahagia Lagu gubahan kader PKK tersebut berawal dari antusias kader PKK dalam mengikuti Pelatihan Konselor Berhenti Merokok yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul pada tanggal 11 sampai dengan 13 April 2012 di Gedung Koperasi Kesehatan Mandiri Husada Jl.dr Wahidin sudiro Husodo, Bantul. Tak kalah kreatifnya dengan kader PKK, Karangtaruna yang juga dilatih menjadi konselor berhenti merokok pada 16 sampai dengan 18 April 2012 juga membuat lagu, slogan dan yel-yel untuk berhenti Lirik lagu Didi Kempot : Wes suwe aku mengenal kowe Awan wengi mung tansah ngisep wae Saiki wes reti bahayane Ora ono babar blas untunge Rokok kuwi pancen mbebayani Ora cilik, gede, enom, tuo Rokok marai susah urip e Ayo konco apik e ditinggalke Dalam penyusunan rencana tindak lanjut pada pelatihan ini, kader PKK merencanakan mengadakan sosialisasi bahaya rokok melalui kampanye PHBS Rumah Tangga. Sementara Karangtaruna akan mensosialisasikan kepada teman sebaya dan bersama-sama dengan Kader PKK akan membentuk RT bebas asap rokok di wilayahnya.

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat