Berita

Kegiatan "Sharing and Update" Informasi bagi Petugas Pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK)

Kamis Pon, 4 April 2013 13:10 WIB 3572

“Pos UKK sebagai program layanan kesehatan bagi masyarakat pekerja” Pada tanggal 21 Maret 2013 Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul telah melaksanakan pertemuan Rapat Kordinasi Upaya Kesehatan Kerja (UKK) di Aula Puskesmas Srandakan. Kegiatan kali ini diikuti oleh pemegang program fokus pada materi sharing informasi dari peserta pelatihan Usaha Kesehatan Kerja (UKK) di Tangerang Banten yang diikuti oleh 5 orang yang terdiri dari : 1. Sri Sudewi, ST (Kepala seksi Promosi Kesehatan) 2. Wheny Haryuningsih (Puskesmas Imogiri 1) 3. Nur Aini R. (Puskesmas Bantul II) 4. Nurfarida (Puskesmas Sedayu II) 5. Supri Lenggono (Banguntapan I) Dalam pelaksanaan kegiatan di tingkat puskesmas seluruh petugas harus memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam malakukan manajemen kesehatan kerja, sehingga diperlukan update informasi setiap saat terhadap ilmu yang berkembang. Untuk itu dalam pertemuan kali ini akan dilakukan sharing informasi dari materi pelatihan di Tangerang kepada seluruh pemegang program UKK di Kabupaten Bantul. Berikut ini ringkasan materi yang telah disampaikan dalam pertemuan tersebut : Faktor Resiko Kesehatan Reproduksi Pada Pekerja : A. Faktor Risiko Non Okupasi 1. Umur, 2. Gizi, 3. Penyakit kronis 4. Infeksi Menular Seksual ( IMS ) 5. Genetik 6. Penggunaan obat-obatan 7. Olahraga 8. Rokok, alkohol dan kopi 9. Dukungan sosial 10.Penghasilan 11.Pelayanan kesehatan, dll B. Faktor Risiko Okupasi 1. Lingkungan Kerja (Pajanan Kimia, Pajanan Fisik, Pajanan Biologi, Pajanan Ergonomi, Faktor Psikososial ) 2. Beban Kerja Peningkatan Pemberian ASI Pada Ibu Pekerja : 1. Bayi yang mendapat ASI akan terhindar dari pengeluaran biaya perawatan yang tinggi akibat penyakit-penyakit infeksi, kegemukan, diabetes dan penyakit kronis lainnya 2. Pemberian ASI membantu mengurangi angka kejadian kurang gizi , karena gizi yang terkandung dalam ASI sangat optimal bagi tumbuh kembang anak 3. Dengan menyusui akan mengurangi biaya tinggi akibat konsumsi makanan pengganti ASI (susu formula) 4. UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 83 menyebutkan bahwa pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja. 5. SKB 3 menteri tentang Peningkatan Pemberian ASI selama waktu kerja di tempat kerja 6. Ruang memerah ASI Keuntungan Bagi Tempat Kerja Sayang Bayi : 1. Mengurangi Seringnya Penggantian Staf Yg Sudah Terlatih Karena Melahirkan 2. Mengurangi absen karyawan karena Anak jarang sakit 3. Mengurangi Biaya Kesehatan 4. Meningkatkan Produktivitas Kerja, Kepuasan Kerja, Moral Kerja 5. Meningkatkan kualitas Tenaga Kerja Masa Depan Yg Lebih Baik Penyakit Akibat Kerja dapat mengenai organ adalah : 1. Sistem pernafasan 2. Kulit 3. Otot & Tulang-Rangka 4. Sistem saraf 5. Ginjal & saluran kemih 6. Sistem jantung & pembuluh darah 7. Saluran pencernaan & hati 8. Sistem Reproduksi 9. Sistem hematologi 10.Kesehatan mental 11.Telinga, hidung, tenggorokan 12.Mata 13.Alat reproduksi Penyebab Penyakit Akibat Kerja adalah : 1. Golongan fisik : Bising, Radiasi, Suhu ekstrem, Tekanan udara, Vibrasi, Penerangan 2. Golongan Kimiawi : Semua bahan kimia dalam bentuk debu, uap , gas, larutan, kabut 3. Golongan biologic : Bakteri, virus, jamur dll. 4. Golongan Fisiologik/ergonomic : Desin tempat kerja, beban kerja 5. Golongan Psikososial : Stress psikis, monoton kerja, tuntutan pekerjaan Penyakit Terhadap Suhu : 1. Suhu yg panas dpt mengganggu tidur : efisiensi fisiologi / kelelahan 2. Gangguan yg dapat terjadi : Biang keringat (miliaria rubra)‏, Kejang panas (heat cramp)‏, Kelelahan panas (heat exhaustion), Sengatan panas (heat stroke)‏ Penyakit Terhadap Getaran : 1. Gangguan utama pada sistem vaskuler, saraf tepi & sistem skeleto muskular 2. Angioneurosis pd jari-jari tangan à sindroma Raynaud (white fingers atau deaf fingers)‏ 3. Gangguan tulang, sendi & otot 4. Neuropati Penyakit Faktor Bising : 1. Menyebabkan gangguan pendengaran yang disebut NIHL (Noise Induced Hearing Loss)‏ 2. Adanya gangguan pendengaran telinga dalam 3. Kehilangan pendengaran bilateral 4. Ketulian permanen 5. Gangguan psikologis : Dapat timbul stress, gangguan jiwa, sulit konsentrasi 6. Gangguan pada pengeluaran darah dari jantung dan tekanan darah 7. Dapat timbul kecelakaan o.k tidak dapat mendengar instruksi yang jelas Diharapkan Puskesmas untuk melakukan kegiatan Upaya Kesehatan Kerja (UKK), Mensosialisasikan Program UKK di Wilayah Puskesmas Masing-masing baik sektor Formal, Informal dan melaksanakan pemeriksaan dengan cara memilah pasien berdasarkan penyakitnya : 1. Kasus Penyakit Akibat Kerja Pada Pekerja 2. Kasus Kecelakaan Akibat Kerja Pada Pekerja 3. Kasus Diduga Penyakit Akibat Kerja Pada Pekerja

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat