Berita

EVALUASI KADER KESEHATAN (KKR) PONDOK PESANTREN TINGKAT USIA 10-16 TAHUN DAN USIA 17-19 TAHUN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2015

Rabu Pahing, 8 April 2015 08:06 WIB 3667

foto

Bantul, Promkes (APP) – Kamis, 26 Maret 2015 Hall Husada, Ruang Afiat, Aula Medika Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul digunakan sebaagai ajang Evaluasi Kader Kesehatan Remaja (KKR) Pondok Pesantren Santri Husada Tingkat usia 10-16 tahun dan usia 17-19 tahun. Acara dibuka Oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Dra. Ninik Istitarini, Apt., MPH. Dalam sambutannya ditekankan bahwa Keberadaan Kader Kesehatan Remaja di Pondok Pesantren diharapkan dapat membantu para remaja untuk mendapatkan informasi yang benar tentang masalah kesehatan yang sering dialami santri. Sehingga nantinya ketika di Pondok Pesantren kader ini dapat memberikan motivasi dan rangsangan untuk meningkatkan dalam pemberdayaan masyarakat Pondok Pesantren untuk Ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama dalam mewujudkan program Dusun Bebas 4 Masalah Kesehatan (DB4MK Plus) yang salah satunya adalah penemuan penderita TB dengan tema “Temukan Dan Obati Sampai Sembuh (TOSS-TB)”. Masalah yang diangkat dalam kegiatan ini adalah DB4MK, Persiapan Pra Nikah, Kehamilan Tidak Dikehendaki, Pesantren Wawasan Lingkungan, Narkotika, Psikotropika dan Zak Adiktif Lainnya (NAPZA), Kesehatan Reproduksi dan Permasalahan Remaja, Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV-AIDS, Peran Aktif Remaja Dalam Perwujudan Kawasan Dilarang Merokok dan Bahaya Merokok serta Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren). Tim Juri Evaluasi Kader Kesehatan Pondok Pesantren sebagai berikut : 1. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul 2. BLH Kabupaten Bantul 3. Dinas BKK PP dan KB Kabupaten Bantul 4. KPA Kabupaten Bantul 5. Dinas Sosial Kabupaten Bantul 6. FKSS Kabupaten Bantul 7. FKPP Kabupaten Bantul 8. Kemenag. Kabupaten Bantul Metode Evaluasi Kader Kesehatan Pondok Pesantren dilaksanakan melalui tiga (3) tahap sebagai berikut : 1. Seleksi tertulis (Multiple Choice dan Essay) Peserta Seleksi tertulis diikuti oleh 52 santri usia 10-16 tahun dan 56 santri usia 17-19 tahun dari perwakilan santri dari masing-masing kecamatan se-Kab. Bantul. Tahap ini untuk mendapatkan 10 besar pada setiap tingkatan diikutkan pada seleksi berikutnya. Waktu yang diberikan selama 90 menit untuk menyelesaikan sebanyak 40 soal pilihan ganda dan 10 soal essay. Tahapan ini menekankan pada pengetahuan santri terhadap kesehatan sebagai modal utama sebagai kader kesehatan. 2. Seleksi wawancara 10 Kader Kesehatan yang mengikuti seleksi wawancara untuk mendapatkan 5 Kader Kesehatan terbaik dari masing-masing tingkatan. Peserta harus melalui 7 meja wawancara dengan materi yang berbeda pada setiap meja, dengan waktu yang diberikan masing masing meja 10 menit. Tahapan ini peserta dapat mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan sebagai kader kesehatan. 3. Seleksi penyuluhan Nilai akumulatif dari seleksi tertulis, seleksi wawancara, seleksi penyuluhan akan menentukan 5 Kader Kesehatan Remaja terbaik. Pada tahap ini peserta diminta melakukan penyuluhan di depan penonton dengan tema yang berbeda. Banyak siswa yang telah memiliki kepercayaan diri tinggi dalam melakukan penyuluhan di depan kelas. Dengan waktu yang hanya 7 menit siswa dapat menyelesaiakan materi yang dibawakannya. Hasil penilaian akhir tim Evaluasi Kader Kesehatan Pondok Pesantren usia 10-16 tahun (SLTP) adalah : Rangking Nama Asal Pondok Pesantren Puskesmas I Uswatun Khasanah PP Ar-Rahmah Pusk. Srandakan II Tita Ziadatul Maghfiroh PP Ar-Rahmah Pusk. Srandakan III Husnawati Zahra PP Nahlatusy Syubban Pusk. Pleret IV Dzikrina PP Nasuba Pusk. V Nafil Faiz PP Al-Imdad II Pusk. Pajangan Hasil penilaian akhir tim Evaluasi Kader Kesehatan Pondok Pesantren usia 17-19 tahun (SLTA) adalah : Rangking Nama Asal Pondok Pesantren Puskesmas I Sofyan Afsauri PP Al Imdad Pusk. Pandak I II Amalia Amin Fauzi PP Hidayatul Faalah Pusk. Bantul I III Ghofir Rurrohman PP Al Imdad Pusk. Pandak I IV Muhan Prakas A PP Ibnul Qayyim Putra Pusk. Piyungan V Hilma Syifa PP Al Imdad Pusk. Pandak I Harapan kami melalui lomba Santri Husada khususnya Kader Kesehatan semakin tahu tentang kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mampu menyampaikan kepada masyarakat disekitarnya. Lima Santri Husada terbaik dari masing-masing tingkatan merupakan Duta Kesehatan Pondok Pesantren Kabupaten Bantul, serta dapat berperan aktif di masyarakat dalam penyelesaian permasalahan kesehatan.


Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat