Berita

Dinkes Bantul Memfasilitasi Mahasiswa belajar Advokasi di DPRD

Senin Legi, 25 Juli 2016 08:25 WIB 3285

foto

Pembelajaran Advokasi Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan dan DPRD Kabupaten Bantul

Narasumber:

  1. Timbul Harjana
  2. Dwi Kristiantoro

Peserta Advokasi:

  1. Harfi Gatra W
  2. Izzuddien Sobri
  3. Lilis Setyaningsih
  4. Ana Sidik Fatimah
  5. Neno Lusiana
  6. Arum Dyah R

Materi Pembelajaran Program kebijakan yang dilakukan dalam sektor kesehatan:

1. Advokasi pada kasus pasca persalinan

Status bayi belum memiliki asuransi (BPJS), maka dilakukan advokasi, rekomendasi dan dukungan untuk dirujuk dan mendapatkan Jamkesta. (syaratnya harus miskin)

2. Kasus warga miskin

Status keluarga yang ekonomi lemah dan tidak memiliki asuransi kesehatan; BPJS, Jamkesda, maka dilakukan pemberian rekomendasi dan rujukan untuk mendapat Jamkesda.

Sosialisasi Program Kesehatan oleh pemerintah, dilakukan dengan:

1. Formal

Menggerakkan kader kesehatan dan kader partai untuk mensosialisasikan program di masing-masing wilayah desa, dusun.

2. Informal

Sosialisasi dengan tajuk bincang-bincang santai saat bersosialisasi dengan warga dalam suasana kekeluargaan.

 

Kendala dari sistem BPJS: tidak semua orang tercover dalam Jaminan BPJS, maka disusun kebijakan dalam pembuatan Jamkesda. Sedangkan untuk warga kurang mampu, diberikan dalam Jamkesta/ Jamkesos.

Jamkesda belum bisa mengcover semua RS (belum mengadakan kerjasama dengan semua RS), maka kebijakan dalam menanggulangi kendala ini adalah dengan mengusahakan pemberian Jamkesta.


Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat