Berita

TK Al-Azhar 38 dan SMA Negeri 1 Banguntapan mewakili DIY dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional

Rabu Wage, 19 April 2017 10:35 WIB 2913

foto
Kepala Dinas Kesehatan Bantul mendampingi Tim Yuri dalam jamuan makan siang di SMA N1 Banguntapan (atas), kemudian tim yuri melakukan penilaian di UKS SMA N 1 Banguntapan (bawah) pada Selasa 18 April 2017. Promkes/YA

Bantul, Promkes-Selasa ini (18/4) bertempatan di TK Al-Azhar 38 sebanyak 7 tim Yuri LSS Nasional yang dipimpin oleh Dr. Ni Made Diah PLD dari unit kerja Kemenkes melakukan penilaian di TK Al Azhar 38 Bantul didampingi oleh anggota tim yuri yang terdiri dari unit kerja Kemendikbud, Kemenkes, dan Kemenag.

Bupati Bantul Drs. H. Suharsono mengucapkan selamat datang kepada Bapak/Ibu tim yuri LSS Tingkat Nasional di Bantul dan berharap dapat memberikan kesan yang baik dan membuahkan hasil yang terbaik serta bisa menjadi sebuah dukungan terhadap usaha-usaha meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlunya menjaga kesehatan di lingkungan sekolah. Dalam acara ini Bupati Bantul didampingi oleh Ibu Hj. Erna Suharsono, Tim Pembina UKS Provinsi DIY, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekda Kabupaten Bantul, Pimpinan SKPD terkait se-Kabupaten Bantul, Tim Pembina (TP) UKS Kabupaten Bantul, TP-UKS Kecamatan Bantul, Kepala Sekolah, Dewan Sekolah, serta Tamu Undangan.

Baca Juga: Puskesmas Pandak II Melakukan Pembinaan Sekolah Sehat di TK Gluntung Kidul

"Saya yakin pola hidup sehat di TK Al Azhar 38 Bantul ini bukan semata hanya karena adanya lomba ini, akan tetapi memang sudah menjadi karakter seluruh warga TK Al Azhar 38 Bantul. Disini trias UKS bukan cuma monumen, akan tetapi benar-benar tercermin dalam sikap dan perilaku setiap anggota warga sekolah TK Al Azhar 38 Bantul." Ungkap Bupati.

Sementara itu, Ketua tim yuri Dr. Ni Made Diah PLD dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena sudah menerima tim yuri melakukan penilaian LSS Tingkat Nasional di Kabupaten Bantul. Dalam LSS Tingkat Nasional di tahun 2017 ini Yogyakarta menjadi salah satu peserta dari total 25 Provinsi di seluruh Indonesia.

"Kami sudah menyiapkan kuesioner baku dari pusat, lalu akan kami lakukan penilaian berdasarkan kuesioner tersebut. Pertama, kuesioner untuk menilai dukungan tim pembina UKS, baik provinsi, kota/kabupaten dan kecamatan. Kedua, kuesioner untuk melihat sarana dan prasarana dari masing-masing sekolah, apakah mendukung hidup bersih dan sehat. Serta yang terakhir kuesioner untuk menilai Kepala Sekolah yang brsangkutan apakah memberikan dukungan kepada pelaksanakaan UKS ini," ujar Dr. Ni Made dalam sambutannya. Ia juga menjelaskan, nantinya pemenang akan ditentukan menjadi 2 kategori, yaitu kinerja terbaik dan pencapaian terbaik.

Setelah melakukan penilaian di TK Al-Azhar 38 tim yuri dan rombongan melakukan penilaian di Tim Pembina UKS (TP) UKS Kecamatan Bantul lanjut di TP UKS Kabupaten Bantul lantas menuju SMA N 1 Bantuntapan dan TP UKS Kecamatan Banguntapan.

be healthy by mushroom, Itulah slogan dari SMA Negeri 1 Banguntapan tahun ini. Memang jamur adalah makanan yang sehat, tinggi serat dan rendah lemak. Di SMA N 1 Banguntapan sendiri sudah di perkenalkan tentang cara untuk budidaya jamur sampai dengan produk-produ olahan yang berbahan dasar jaur. Sehingga hal inilah yang menjadikan jamur sebagai ikon SMABA,” tukas Drs. Ir. H. Joko Kustanta, MPd Kepala Sekolah SMA N 1 Banguntapan. Ia juga menjelaskan bahwasanya SMABA juga memiliki program sekolah penanggulangan anemia maupun bank sampah. Joko juga menegaskan bahwa semua kegiatan yang dilakukan di SMABA selain sebagai ajang sosialisasi juga akan berdampak bagi kesehatan semua anggota keluarga besar SMABA dan lingkungan sekitar.

Kegiatan penilaian kali ini diakhiri dengan penilaian di TP UKS Banguntapan yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. (YA)

Baca: Dinkes Ajak Anak-Anak SD Wonolelo Makan Makanan Higienis dan Bergizi



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat