Berita

“Desk DAK” upaya Dinkes tersedianya Info Perencanaan Kesehatan di 27 Puskesmas

Kamis Legi, 28 September 2017 08:08 WIB 5733

foto
Foto saat berlangsungnya kegiatan "Desk DAK" di Aula Puskesmas Sewon I pada Senin, 25 September 2017. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional. Hal ini guna meningkat derajat kesehatan masyarakat yang dilakukan dengan pendekatan promotif, perventif, kuratif dan rehabilitative secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan. Oleh karena itu Pemerintah mengadakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai salah satu sumber pembiyaan bagi daerah dalam pelaksanaan desentralisasi diantaranya untuk meningkatkan pembangunan kesehatan.

Dalam penyerapan DAK tentunya harus memperhatikan RPJM Tahap III tahun 2015-2019 dalam rangkai penyelesaian sebelas isu strategis pembangunan kesehatan meliputi: 1) Peningkatan Satatu Kesehatan Ibu, Bayi, Balita, Remaja dan Lansia; 2) Perbaikan status gizi masyarakat; 3) Pengendalian beban ganda penyakit dan penyehatan lingkungan; 4) Pemenuhan ketersediaan farmasi, alat kesehatan dan pengawasan obat dan makanan; 5) Peningkatan Promosi Kesehatan dan pemberdayaan masyarakat; 6) Penguatan Jaminan Kesehatan Nasional; 7) Pemenuhan sumber daya manusia kesehatan, 8) Penguatan Manajemen; 9) Peningkatan efisiensi pembiyaan kesehatan; 10) Peningkatan akses pelayanan dasar yang berkualitas; dan 11) Peningkatan akses pelayanan rujukan yang berkualitas.

Dinas Kesehatan sebagai leading sector bidang kesehatan di Kabupaten Bantul  selalu berupaya DAK yang diperoleh digunakan secara tepat mensukseskan RPJM. Olehkarena itu Kegiatan “Desk DAK” menjadi salah satu upaya koordinasi ususlan DAK & BOK untuk Puskesmas.

“Kegiatan ini merupakan upaya agar tersedianya info perencanaan kesehatan di Puskesmas se-Bantul,” terang Diana. Selain itu kegiatan ini juga upaya Dinkes koordinasi agar alurnya jelas dan juga sarana memantau capaian Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP). 

Kegiatan yang dilangsungkan selama dua hari (25-26 September) ini dilaksanakan di Aula Puskesmas Sewon I dengan mengundang seluruh Kepala Puskesmas, Penangung jawab DAK dan BOK Puskesmas.

Dalam pelaksananya DAK dibagi menjadi dua yaitu DAK Fisik dan DAK Non Fisik. DAK Fisik digunakan untuk peningkataan infrastruktur kesehatan seperti rehab/perluasan gedung, alat kesehatan, sapras penunjang dan pengadaan obat. Sementara itu DAK nonfisik meliputi hal-hall yang terkait dengan pelayanan publik dalam upaya kesehatan promotif dan preventif, melalui program Bantuan Operasionak Khusus (BOK), jampersal dan akreditasi puskesmas.

“Memastikan Puskesmas untuk bertanggungjawab secara penuh dana yang didapatkan, dan harus memperhatikan prioritas masyarakat yang tentunya sesuai RPJM,” tambahnya
Dinkes/YA

Baca:Dinkes Kabupaten Bantul Lakukan Bimtek Pelayanan Kesehatan di 27 Puskesmas 

Baca Juga: Peningkatan Mutu Pelayanan: Puskesmas Sewon I Gunakan Antrian Digital Mandiri

 

 



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat