Berita

Pertemuan Review Pelaksanaan Program Gizi Puskesmas melalui Surveilans Gizi dan Desiminas

Selasa Wage, 31 Oktober 2017 09:12 WIB 4198

foto
drg. Maya Sintowati Pandji, MM Kepala Dinkes Kabupaten Bantul saat memberikan arahan dalam pembukaan pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan masalah perbaikan Gizi dan KIA merupakan masalah yang masuk ke dalam Indikator Kinerja Utama Dinkes Kabupaten Bantul pada Jumat, 27 Oktober 2017. Dinkes/YA

Bantul, Dinkes-Gizi yang baik adalah landasan pembangunan berkelanjutan, dimana masalah perbaikan gizi harus segera ditangani dengan kesatuan visi dan platform berbagai pemangku kepentingan. Salah satu upaya pemerintah dalam menangani perbaikan gizi adalah dengan dikeluarkanya Peraturan Presiden No 2 Tahun 2015 tentang RPJM adalah peningkatan surveilns gizi, termasuk pemantauan pertumbuhan. Kegiatan surveilans gizi meliputi kegiatan pengumpulan dan pengolahan data, penyajian serta deseminasi informasi bagi pemangku kepentingan.

Oleh karena itu, Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga & Gizi), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul menyelenggarakan “Pertemuan Review Pelaksanaan Program Gizi Puskesmas melalui Surveilans Gizi dan Desiminasi”. Pertemuan yang diselenggarakan di Aula Medika Dinkes ini dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bantul.

“Pertemuan hari ini bertujuan untuk mengetahui hasil capaian pelaksanaan kegiatan surveilans gizi dan di Puskesmas,” ujar dr. Anugrah Wiendyasari,M.Sc Kepala Seksi Kesga & Gizi, Jumat (27/10). selain itu pertemuan kali ini juga sebagai sarana mengevaluasi ketepatan dan kedisiplinan pelaporan surveilans gizi dan KIA serta mensosialisasikan aplikasi E-ppgbm (Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat).

Data dari Seksi Kesga dan Gizi menunjukan Balita dengan gizi buruk sebesar 0,04%, Balita pendek (stunted) 10,98% dan Balita dengan gizi lebih 3,27%. Prevelensi Ibu hamil KEK sebesar 9,92% dan Ibu Hamil dengan Anemia 19,91%. Masih adanya masalah gizi tersebut menjadikan program gizi menjadi priotitas untuk meningkatkan deraajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantul.

Hal senada diungkapkan oleh drg. Maya Sintowati Pandji, MM Kepala Dinkes Kabupaten Bantul saat memberikan arahan dalam pembukaan pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan masalah perbaikan Gizi dan KIA merupakan masalah yang masuk ke dalam Indikator Kinerja Utama Dinkes Kabupaten Bantul.  Sehingga perlu komitmen bersama antara Dinkes dan Puskesmas dalam meyelenggarakan Surveilans Gizi sesuai PP No 38 Tahun 2007 tentang Urusan Wajib Bidang Kesehatan.

“Data dan informasi surveilans gizi yang dihasilkan oleh Puskesmas tersebut dapat dijadikan bahan pengambilan keputusan dan penyusunan rencana kegiatan pembinaan gizi di Kabupaten Bantul,” tambah drg. Maya.

Baca: Rakorpim, Kepala Dinkes Menegaskan Kerja-Kerja Kita Harus Profesional

Sementara itu Staf dari Dinas Kesehatan DIY mengungkapkan Sistem Informasi Gizi Terpadu (Sigizi Terpadu) merupakan suatu system terintegrasi untuk mengetahui status gizi dan kinerja program, yang dapat digunakan untuk dan identifikasi masalah kebutuhan, serta sebagai bahan pengambilan keputusan dan kebijakan program gizi masyarakat.

“Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan gizi Berbasis Masyaarakat atau yang disebut E-PPGBM merupakan bagian dari Sigizi terpadu yang dapat digunakan untuk mencatat data sasaran individu dan penimbangan atau pengukuran yang dapat memberikan feedback secara langsung status gizi,” ungkapnya. Dinkes/YA

Baca: Peningkatan Kapasitas Petugas dan Evaluasi Program Penularan Ibu ke Anak (PPIA), Dinkes Undang Kepala Puskesmas dan Bidan Koordinator se-Kabupaten Bantul



Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat