Berita

Update data sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul (28/7/20)

Rabu Legi, 29 Juli 2020 08:03 WIB 98

foto

Update data sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul per Selasa (28/7) pukul 15.30 WIB.

Terdapat perubahan data antara lain sebagai berikut :
- Pasien Covid-19 bertambah 5 orang yang berasal dari Kecamatan Pandak 1 orang, Kecamatan Bambanglipuro 2 orang, Kecamatan Pundong 1 orang, dan Kecamatan Kretek 1 orang yang pada hari ini pasien tersebut telah meninggal dunia.
- Pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 8 orang yang berasal dari Kecamatan Sewon 1 orang, Kecamatan Banguntapan 3 orang, Kecamatan Pandak 1 orang, Kecamatan Bambanglipuro 1 orang, dan Kecamatan Sanden 2 orang.
- Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah selesai Uji SWAB dengan hasil negatif sebanyak 3 orang.
- Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 2 orang

Mari bersama kita putus rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak fisik, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan tetap #dirumahaja selama tidak ada keperluan yang mendesak.

Jangan lupa bagi para warga yang baru datang dari luar kota, wajib mengisi data diri di website deteksicorona.bantulkab.go.id, melakukan isolasi mandiri minimal 14 hari dan keluarga lapor kepada Ketua RT setempat.

Informasi selengkapnya terkait update COVID19 di Kabupaten Bantul dapat disimak melalui corona.bantulkab.go.id

Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bantul.

#bersatulawancovid19
#bantulbisa
#bantulsmartcity


Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat