Berita

Sosialisasi Deteksi Dini Avian Influensa Untuk Puskesmas dan Pelayanan Kesehatan Swasta

Jumat Wage, 8 Oktober 2010 09:10 WIB 3041

Memperhatikan perkembangan kasus flu burung yang terjadi di Indonesia maupun dunia internasional maka masih sangat perlu untuk melakukan upaya-upaya pengendalian. Pada tahun 2009 di kabupaten Bantul ditemukan 2 suspect(tersangka)kasus flu burung/Avian Influensa. Namun apabila melihat angka kejadian kasus di Propinsi DIY, terjadi 12 suspect dan 1 meninggal dunia. Dengan melihat kenyataan tersebut maka perlu adanya upaya peningkatan deteksi dini dan tata laksana dini bagi petugas kesehatan baik di instansi pemerintah maupun sektor swasta. Deteksi dini dilakukan dengan menggali faktor resiko paparan Avian Influensa dengan wawancara mendalam dan pemeriksaan fisik deiagnostik yang cermat. Tujuan dari sosialisasi ini agar peserta : 1. Dapat mengenali kasus flu burung 2. Dapat menatalaksana kasus 3. Merujuk kasus 4. Mampu melaporkan kasus 5. Merespon/menanggapi kasus Peserta yang diundang dalam sosialisasi ini meliputi : 1. Dokter Puskesmas 27 Puskesmas se Kabupaten Bantul 2. Paramedis Puskesmas(bidan dan perawat)27 Puskesmas se Kabupaten Bantul 3.Tenaga medis dan paramedis Rumah Sakit (pemerintah dan swasta) 11 Rumah Sakit 4. Dokter praktek swasta di wilayah 27 Puskesmas se Kabupaten Bantul (masing-masing 2 orang per wilayah puskesmas) sehingga total peserta seluruhnya mencapai 210 orang. Untuk pelaksanaan dibagi dalam 7 angkatan, yaitu pada tanggal : 4,5,6,7,11,12,dan 13 Oktober 2010.

Pelayanan Dinas Kesehatan
  1. Pelayanan Permintaan Data
  2. Pelayanan Perijinan dan Rekomendasi
  3. Pelayanan Permintaan TIM PPPK
  4. Pelayanan Fogging Focus Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue
  5. Pelayanan Praktek Kerja Lapangan dan Mitra Eksternal
  6. Pelayanan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air Minum dalam rangka Pengawasan Kualitas Air di Kabupaten Bantul
  7. Pelayanan Respon Cepat terhadap Pelaporan Dugaan Kejadian Luar Biasa oleh Masyarakat