BANTUL, 24 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Bantul terus berkomitmen dalam menekan dan mencegah penyebaran penyakit menular di kalangan generasi muda. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pelaksanaan vaksinasi massal Outbreak Response Immunization (ORI) Measles Rubella (MR) yang bertempat di Kampus Terpadu Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Sedayu, Bantul, pada Rabu (24/6). Agenda krusial ini menyasar 333 santri Madrasah Mu'allimin Sedayu yang berusia di bawah 16 tahun. Pelaksanaan vaksinasi massal ini bertujuan utama untuk meningkatkan kekebalan kelompok (herd immunity) serta memproteksi para santri dari ancaman penyakit campak dan rubella yang sangat menular.

Sinergi Antarlini demi Kesehatan Santri
Keberhasilan posko vaksinasi massal ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, Puskesmas Sedayu I, dan Puskesmas Sedayu II.
Acara ini ditinjau langsung oleh jajaran pejabat kesehatan dan jajaran forkopimcam setempat, di antaranya dr. Agus Widiyantara, MMR (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul), Samsu Ariyanto, SKM, MPH (Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul) beserta Tim Imunisasi, dr. Seta Nurhayati Mularum, M.Sc. (Kepala Puskesmas Sedayu I), dr. Sistia Utami (Kepala Puskesmas Sedayu II), Perwakilan dari Koramil Sedayu dan Polsek Sedayu yang turut memastikan kelancaran serta kondusifitas jalannya acara.
Komitmen Bersama Menuju Bantul Sehat
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr. Agus Widiyantara, MMR, menyampaikan apresiasinya kepada pihak madrasah dan seluruh unsur yang terlibat. Respons cepat (ORI) ini dinilai sangat penting dilakukan di lingkungan pesantren atau sekolah berasrama guna memutus rantai penularan penyakit secara cepat dan efektif. Melalui sinergi lintas sektor ini, Dinkes Bantul berharap kesadaran akan pentingnya imunisasi lengkap terus meningkat di tengah masyarakat, khususnya bagi para orang tua dan pengasuh lembaga pendidikan.

#SalamSehat
#SalamGermas
